Langkah Usaha atau Tenaga (Power Stroke)
Bahan bakar diesel yang telah dikabutkan disuntikkan ke dalam udara panas bertekanan tinggi. Terjadi pembakaran spontan yang menaikkan tekanan dan suhu secara drastis. Energi fluida bertekanan ini mendorong piston ke bawah, mengubah energi panas menjadi energi mekanik. Langkah ini merupakan satu-satunya fase di mana mesin menghasilkan daya secara langsung.
Langkah Buang (Exhaust Stroke)
Karena inersia sistem, piston kembali bergerak ke atas. Katup buang terbuka dan gas sisa pembakaran dikeluarkan dari silinder. Setelah itu, siklus kembali ke langkah hisap dan berulang secara terus-menerus untuk menghasilkan tenaga berkelanjutan.
Desain Piston dan Aliran Udara
Fungsi Bowl pada Kepala Piston
Pada mesin diesel, terdapat cekungan atau bowl di atas piston yang berfungsi menciptakan aliran udara berputar (swirl) selama langkah kompresi. Putaran udara ini membantu pencampuran bahan bakar dan udara secara lebih merata, sehingga pembakaran menjadi lebih efisien dan stabil.
Tantangan Pembakaran pada Mesin Diesel
Proses pembakaran pada mesin diesel tidak selalu seragam dan cenderung lebih kasar dibandingkan mesin bensin. Kondisi ini menyebabkan tingkat getaran dan kebisingan yang lebih tinggi, sehingga mesin diesel memerlukan desain struktur yang kokoh dan tahan terhadap beban mekanis besar.
Pengaruh Jumlah Silinder terhadap Kinerja Mesin
Ketidakseragaman Gaya pada Mesin Silinder Tunggal
Mesin diesel satu silinder menghasilkan gaya dan daya yang tidak seragam karena hanya memiliki satu langkah usaha dalam setiap siklus. Akibatnya, fluktuasi daya terasa lebih signifikan selama pengoperasian.
Keunggulan Mesin Multi-Silinder
Dengan menambah jumlah silinder, langkah usaha dapat terjadi secara bergantian. Pada mesin empat silinder, misalnya, selalu ada satu silinder yang berada pada langkah tenaga, sehingga aliran daya menjadi lebih merata. Semakin banyak silinder yang dimiliki mesin, semakin halus dan stabil pula pengoperasiannya.
Sistem Penyeimbang dan Penghalus Daya
Peran Flywheel dalam Menjaga Stabilitas