Kondisi Isuzu Panther Setelah 250.000 Km dengan Perawatan Tepat

Kamis 08-01-2026,15:48 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

Ketahanan Kaki-Kaki di Jalan Rusak

Meski sering melewati jalanan rusak dan berbatu, kaki-kaki mobil tidak menimbulkan bunyi. Hal ini dipengaruhi oleh gaya berkendara yang bijak, tidak menghantam lubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi. Kebiasaan ini membuat suspensi dan komponen kaki-kaki lebih awet.

Desain Sistem Setir yang Sederhana dan Awet

Isuzu Panther tidak menggunakan sistem rack steer, melainkan sistem link yang lebih sederhana. Desain ini membuat perawatan kaki-kaki dan sistem kemudi lebih mudah serta minim masalah di usia pakai panjang.

Performa Mesin dan Karakter Tenaga

Akselerasi dan Tenaga Mesin

Performa mesin dinilai sangat unggul dibandingkan Panther lain, baik versi kapsul maupun manual, bahkan dibandingkan mobil diesel lain seperti Mitsubishi Kuda. Tenaga terasa besar, dengan tarikan gigi dua yang mampu langsung mencapai 40 km/jam.

Stabilitas dan Kenyamanan Berkendara

Di jalan rusak, mobil tetap nyaman tanpa hentakan berlebih. Di jalan tol, mobil stabil di kecepatan tinggi hingga 100–110 km/jam tanpa getaran berlebihan. Setir tidak liar, tidak membuang kanan atau kiri, menandakan kondisi kaki-kaki dan kemudi masih sangat baik.

Mesin Semakin Responsif di Kilometer Tinggi

Menariknya, performa mesin justru terasa semakin responsif seiring bertambahnya kilometer, sebuah karakter yang sering ditemui pada mesin diesel yang dirawat dengan baik.

Kenyamanan Kopling dan Transmisi Manual

Kopling Enteng untuk Penggunaan Harian

Kopling terasa sangat ringan dan jinak, tidak linggas, sehingga nyaman digunakan dalam kondisi stop and go. Hal ini membuat Isuzu Panther tetap nyaman sebagai mobil harian meski sering terjebak kemacetan.

Transmisi Halus dan Mudah Dikendalikan

Perpindahan gigi terasa halus, terutama dari gigi satu ke gigi dua. Karakter ini mengurangi rasa lelah saat berkendara jarak jauh maupun di dalam kota.

Kategori :