RADARLEBONG.ID - Kolaborasi antara Hyundai Motor Company dengan BAIC sukses menciptakan sebuah SUV listrik pertama mereka bernama Elexio atau Hyundai EO.
Kedua perusahaan itu juga telah menyiapkan sejumlah model EV yang siap bersaing di pasar Tiongkok.
Hyundai EO memiliki lampu DRL yang terinspirasi dari "kristal keberuntungan" dengan bentuk angka 8.
SUV itu memiliki dimensi panjang 4.615 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda 2.750 mm serta dilengkapi roda 20 inci.
BACA JUGA:Motor Listrik i2C Proyek Terbaru Era Presiden Prabowo
Hyundai EO tersedia dalam dua konfigurasi, penggerak roda depan (FWD) dan penggerak semua roda (AWD).
EO diklaim memiliki performa yang mumpuni di mana FWD ditenagai motor tunggal 160 kW, sementara varian AWD menambahkan motor belakang 73 kW sehingga total output mencapai 233 kW (312 hp).
Mobil akan menggunakan baterai lithium-iron-phosphate (LFP) dari FinDreams (anak perusahaan BYD), dengan perkiraan jangkauan hingga 700 km berdasarkan kondisi CLTC.
Hyundai EO juga dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi otomatis "Haomo.ai" yang menawarkan dukungan L2+.
Kabarnya, Hyundai EO akan mengisi segmen dengan harga sekitar 100.000 hingga 300.000 yuan (Rp228 juta hingga Rp685 juta).
Kehadiran SUV listrik terbaru itu menandai komitmen Hyundai untuk terus berjuang di pasar Tiongkok.
Pasalnya, penjualan Hyundai terus merosot tajam dari 1,16 juta unit di 2016 menjadi hanya 151.000 unit pada 2024.
Melalui kolaborasi, pabrikan otomotif asal Korsel itu telah menyuntikkan investasi sebesar USD 1,1 miliar bersama BAIC demi memperkuat pengembangan EV di China.