LEBONG, RADARLEBONG.ID - Pasca musibah meninggalnya 4 orang warga di wilayah tambang emas tradisional Tik Aseak di Desa Ketenong I, ternyata wilayah ini merupakan kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Kapolres Lebong, AKBP. Awilzan, SIK melalui Kasat Reskrim, Alexander, SE didampingi Kanit Pidum, Ipda. Amir mengingatkan penambang emas tradisional tidak lagi beraktivitas pada lokasi tersebut. Sebab, lokasi penambangan emas tradisional Tik Aseak ini masuk dalam kawasan hutan TNKS. "Lokasi itu masuk dalam wilayah TNKS dan akan kita buktikan titik koordinat dari pihak TNKS," ujarnya. Jika masih didapati aktivitas penambangan emas tradisional dilokasi ini, lanjutnya, dipastikan aktivitas tersebut merupakan perbuatan melawan hukum dan penambang bisa dijerat sesuai aturan hukum yang berlaku. BACA JUGA:Wakapolres, Kasat Lantas, Kabag Ops di Polres Lebong Berganti BACA JUGA:Pemuda Terduga Penyembelih Kucing Diamankan Polres Bengkulu Utara "Kami ingatkan jangan lagi untuk melakukan penambangan dilokasi tersebut," tegasnya. Saat ini, tambahnya, lokasi kejadian sudah dipasangi police line untuk mengamankan lokasi kejadian dalam rangka penyidikan terkait tewasnya 4 penambang emas tradisional belum lama ini. "Lubang itu sebelumnya sudah pernah digarap, namun baru mau dibuka kembali oleh keempat korban," ungkapnya. Amir mengaku untuk penyebab kematian ke 4 korban sendiri memang belum diketahui pasti. Keluarga korban menolak untuk dilakukan visum terhadap korban dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. "Penyelidikan peristiwa meninggalnya 4 orang warga ini sudah dihentikan karena pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Meski demikian, kita masih mencari tahu siapa sebenarnya pemilik lubang tersebut," pungkasnya.Kawasan TNKS, Polisi Minta Jangan Ada Lagi Aktifitas Penambang Tik Aseak
Senin 12-09-2022,22:57 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Redaksi Radar Lebong
Tags : #tambang tik aseak
#Polres Lebong
#penambang emas tradisional tewas
#kawasan hutan taman nasional kerinci seblat (tnks)
#kabupaten lebong
Kategori :
Terkait
Senin 23-02-2026,14:52 WIB
Buntut Dugaan Korupsi BUMDes , Polisi Jadwalkan Pemanggilan Pjs Kades Gandung Baru
Senin 16-02-2026,12:47 WIB
Tragis! Kecelakaan Maut di Desa Air Kopras Lebong, Pemotor Tewas di Tempat
Kamis 12-02-2026,15:25 WIB
Ramai Jadi Tempat Rekreasi, Polres Lebong Siapkan Papan Imbauan Keselamatan di Sungai Ketahun
Rabu 11-02-2026,11:01 WIB
Polres Lebong Bidik Dugaan Korupsi Dana BUMDes Gandung Baru, SPJ Tak Lengkap dan Usaha Gagal
Selasa 10-02-2026,12:17 WIB
Cegah Lonjakan Harga, Polres Lebong dan Satgas Pangan Lakukan Pemantauan
Terpopuler
Selasa 24-02-2026,17:58 WIB
Denza D9 Curi Perhatian Para Pemimpin Bisnis
Selasa 24-02-2026,16:02 WIB
Menpan RB Jelaskan Penentuan Jadwal Tes CPNS 2026
Selasa 24-02-2026,16:12 WIB
Mie Sedaap PHK Massal Ratusan Karyawan Jelang Lebaran, DPR RI Tegas Minta Dihentikan
Selasa 24-02-2026,17:49 WIB
Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam dengan Mudah
Selasa 24-02-2026,15:30 WIB
Performa Mesin Mitsubishi Xpander 2026, Cocok Untuk Perjalanan Jauh
Terkini
Rabu 25-02-2026,13:09 WIB
Lahan KDMP Desa Garut, Pemkab Lebong Sebut Tidak Masuk Tanah Ulayat
Rabu 25-02-2026,12:57 WIB
Kepala Dinas Dikbud Lebong Minta 80 Kepala Sekolah Segera Gelar Sertijab
Rabu 25-02-2026,12:46 WIB
Awal 2026 Sudah 26 Warga Lebong Digigit HPR, Stok Vaksin Rabies Masih Kosong
Selasa 24-02-2026,18:01 WIB
Honda X-Tracker Rp16 Jutaan, Motor Bebek Trail Irit 60 Km
Selasa 24-02-2026,17:58 WIB