LEBONG, RADARLEBONG.ID - Dari sebanyak 93 desa dalam Kabupaten Lebong, hingga saat ini baru terdapat 2 desa saja yang sudah dibentuk menjadi desa tangguh bencana (Destana).
Pembentukan destana bertujuaan agar desa tersebut bisa mengantisipasi jika terjadinya bencana alam di wilayah desa setempat. Dasar pembentukan desa tangguh bencana sendiri berdasarkan peraturan kepala BNPB No.1/2012 tentang pedoman umum desa/kelurahan tangguh bencana. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, Tantomi, SP melalui Kasubbid Pencegahan, Masayu Uminil Hana, SH mengatakan bahwa untuk di Kabupaten Lebong saat ini baru terdapat dua desa yang sudah dibentuk sebagai desa tangguh bencana. BACA JUGA:Penanganan Bencana, BPBD Akui Terkendala Anggaran, Jadi Cuma Catat dan Lapor Masing-masing desa itu yakni desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, yang dibentuk pada tahun 2020 lalu, kemudain desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan yang sudah dibentuk pada Juni 2021 lalu. "Iya, saat ini baru dua desa saja di Lebong yang sudah dibentuk menjadi destana. Mereka yang sudah dibentuk menjadi desa tangguh bencana ini, tentu diharapkan masyarakat yang sudah dilatih menjadi tangguh dalam menghadapi bencana diwilayahnya, " kata Ayu sapaan akrabnya. Dijelaskannya, dalam membentuk destana sendiri anggarannya bersumber dari APBD melalui BPBD Lebong. Mengingat anggaran yang tersedia di BPBD minim, maka kedepan desa yang memiliki potensi rawan akan terjadinya bencana alam dapat menganggarkan sendiri melalui Dana Desa (DD) sesuai Permendes nomor 11 tahun 2019 dan Permendes nomor 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa. BACA JUGA:Bansos Tak Tepat Sasaran, Berikut Saran Wagub Bengkulu "Pembentukan destana melalui DD ini sudah tertuang dalam pasal 8 poin 1 d. Jadi diharapkan desa yang memiliki potensi bencana alam agar dapat menganggarkan anggaran yang dimaksud, " jelasnya. Ditambahkannya, bagi kedua desa yang sudah dibentuk menjadi desa tangguh bencana, maka diharapkan mampu untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakatnya dalam menghadapi bencana. Di samping itu, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat Lebong agar tetap waspada terhadap berbagai ancaman bencana alam. "Harapan kami dua desa destana ini bisa meningkatkan kesiapsiagaan masyarakatnya dalam mengahadapi bencana alam, namun demikian diharapkan bencana alam tidak lagi terjadi dalam wilayah Lebong," singkatnya.BPBD Lebong Minta Desa Rawan Bencana Anggarkan DD untuk Penanganan Bencana Alam
Kamis 25-08-2022,13:28 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Redaksi Radar Lebong
Kategori :
Terkait
Sabtu 21-03-2026,13:58 WIB
Prabowo Soroti Pemborosan Anggaran Daerah, Sindir Mobil Dinas Rp8 Miliar
Selasa 17-03-2026,16:47 WIB
Baru 2 Desa di Lebong Ajukan Pencairan DD dan ADD Tahap I
Rabu 21-01-2026,15:55 WIB
BPBD Lebong Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor saat Musim Hujan
Rabu 14-01-2026,15:07 WIB
Hasil Monev Temukan 0,5 Meter Kekurangan Irigasi di Desa Talang Leak 1
Senin 08-12-2025,16:44 WIB
Kegiatan Fisik dari Dana Desa, Ini Pesan Camat Bingin Kuning
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,16:27 WIB
10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju
Selasa 24-03-2026,16:29 WIB
Waspada Kental Manis Saat Lebaran, Bisa Jadi ‘Bom Gula’
Selasa 24-03-2026,16:25 WIB
SUV Offroad Terbaru Besutan Geely Galaxy, Cek Harganya
Selasa 24-03-2026,16:22 WIB
Honda X-Tracker 2026 Rp16 Jutaan, Irit 50 Km/L
Selasa 24-03-2026,16:20 WIB
Yamaha MX King 150: Mesin Galak dan Handling Lincah
Terkini
Selasa 24-03-2026,16:29 WIB
Waspada Kental Manis Saat Lebaran, Bisa Jadi ‘Bom Gula’
Selasa 24-03-2026,16:27 WIB
10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju
Selasa 24-03-2026,16:25 WIB
SUV Offroad Terbaru Besutan Geely Galaxy, Cek Harganya
Selasa 24-03-2026,16:22 WIB
Honda X-Tracker 2026 Rp16 Jutaan, Irit 50 Km/L
Selasa 24-03-2026,16:20 WIB