LEBONG, RADARLEBONG.DISWAY.ID - Sempat terancam tanpa mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022.
Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong bernapas lega. Pasalnya, DAK fisik tahun ini bisa terealisasi untuk 19 sekolah yang menguras anggaran senilai Rp 11 Miliar. Jumlah DAK yang diterima mengalami pengurangan hingga mencapai Rp 7 M akibat pemangkasan anggaran. "19 sekolah yang mendapatkan bantuan DAK fisik tahun ini adalah 3 PAUD, 14 SD dan 5 SMP. Saat ini paket kegiatan tersebut sudah dilakukan lelang atau tender, yang sebelumnya di pelimpahan ke Bagian Layanan Pengadaan Setkab Lebong untuk dilakukan proses lelang," kata Kabid Pembinaan Pendidikan Habibi SPd. BACA JUGA:Minim Siswa, Minim Fasilitas Lanjut Habibi, sekolah-sekolah yang akan menerima DAK fisik tersebut kondisinya sudah mengalami kerusakan dan telah mengajukan usulan perbaikan melalui aplikasi khusus dari sekolah terhubung ke Kemendikbudristek yang dilakukan secara berkala. "Jadi sekolah-sekolah ini yang membuat usulannya, mereka membuat laporan kondisi sekolah. Walaupun ada sekolah yang kondisinya layak untuk mendapatkan namun tidak melapor tetap tidak bisa menerima bantuan ini," ungkapnya. Adapun realisasi penggunaan dana DAK untuk sekolah tahun ini masih berupa rehab ruang kelas, pembangunan laboratorium komputer, rehab perpustakaan, pengadaan alat permainan edukatif, pengadaan furniture dan lainnya. Paket DAK tersebut diperuntukkan bagi 19 sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP yang ada di Kabupaten Lebong. BACA JUGA:Dispendik Bengkulu Utara Angkat Bicara Soal KBM SDN 61 yang Tidak Efektif Rinciannya, 4 paket untuk 3 sekolah PAUD, semuanya Penunjukan Langsung (PL). Sementara itu untuk tingkat SD 25 paket, 14 paket melalui tender dan 11 PL untuk 14 sekolah dan tingkat SMP 6 paket yang terdiri dari 5 paket melalui tender dan 1 paket PL untuk 2 sekolah. "Baik paket PL maupun yang tender semuanya sudah terkontrak," jelasnya Ditambahkannya, semua paket DAK tersebut juga sudah dilaporkan ke OM-SPAM sebagai salah satu syarat agar anggarannya bisa disalurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke kas daerah. "Satu hari sebelum batas akhir pelaporan atau 20 Juli seluruhnya sudah selesai dilaporkan ke OM-SPAM," singkat Habibi.DAK Fisik untuk 19 Sekolah Kuras Rp 11 Miliar
Sabtu 23-07-2022,20:32 WIB
Reporter : Amri Rakhmatullah
Editor : Reni Apriani
Kategori :
Terkait
Rabu 08-10-2025,16:42 WIB
Infrastruktur Sebagian Sekolah di Lebong Masih Jauh dari Ideal
Rabu 17-04-2024,16:15 WIB
Kontroversi Ekstrakurikuler Pramuka: Masih Wajib atau Opsional di Lebong?
Senin 15-04-2024,14:47 WIB
Kapan Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2024 di Lebong? Catat Tanggalnya Jangan Sampai Keliru
Jumat 29-03-2024,16:21 WIB
Infrastruktur Lebong Jadi Prioritas! Simak Hasil Musrenbang Kabupaten Lebong 2024
Selasa 04-07-2023,10:02 WIB
PT Telkom Salurkan Bantuan CSR untuk 3 Sekolah di Lebong
Terpopuler
Sabtu 24-01-2026,14:00 WIB
Eksklusif! Bocoran IIMS 2026: Kejutan Mobil Listrik dan Autotainment Terbesar di JIEXPO Kemayoran
Sabtu 24-01-2026,15:44 WIB
Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemkab Lebong Justru Anggarkan Rp 7 M Untuk Sejumlah Pembangunan & Rehab
Sabtu 24-01-2026,13:31 WIB
Toyota Avanza 2026 Hunter Green: Review Lengkap Desain, Fitur, Spesifikasi, dan Harga Terbaru
Sabtu 24-01-2026,13:52 WIB
Suzuki Ignis 2026 Resmi Hadir dengan Desain Baru, Irit BBM, dan Karakter Anak Muda
Sabtu 24-01-2026,14:45 WIB
IGNIS vs AGYA, Perbandingan City Car Entry Level Paling Populer
Terkini
Sabtu 24-01-2026,19:00 WIB
Toyota Avanza Generasi Ketiga: Pilihan MPV 7-Seater yang Tetap Andal
Sabtu 24-01-2026,18:00 WIB
Honda Freed Generasi Terbaru: Alasan Tidak Masuk Pasar Indonesia
Sabtu 24-01-2026,17:44 WIB
Harga Bekas Anjlok Parah, Wuling Air EV Baru Jadi Kurang Laku di Pasar Indonesia
Sabtu 24-01-2026,17:30 WIB
Komparasi Mobil Listrik Perkotaan: Geely EX2 vs BYD Atto 1
Sabtu 24-01-2026,17:08 WIB