Jangan Panaskan Makanan Bersantan Berulang, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan

Minggu 03-07-2022,05:49 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

JAKARTA, radarlebong.disway.id - Bagi anda penyuka makanan bersantan.

Sekarang alangkah baiknya, agar tak terus-terusan memanaskan masakan bersantan berulang-ulang. 

Mengapa? Berikut ini bahayanya bagi kesehatan untuk tubuh.

dr. Nadia Nurotul Fuadah, berpendapat untuk alasan tertentu, proses pemanasan makanan bersantan sangat tidak dianjurkan. 

“Perlu dipahami, memanaskan makanan olahan santan berulang-ulang sebaiknya tidak dilakukan,” kata dr. Nadia Nurotul Fuadah seperti dikutip FIN dari Alodokter.

Mengapa demikian karena menurut dia, hal ini dapat menyebabkan perubahan pada kandungan lemak baik di dalam santan, menjadi lemak jenuh, yang mana buruk untuk kesehatan.

BACA JUGA:Seberapa Jelek Tidur Telungkup ?

“Sebagaimana diketahui, asupan lemak jenuh berlebihan bisa meningkatkan risiko terjadinya atherosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, dan beragam penyakit lainnya,” ungkap dia.

Oleh sebab itu, jika harus memasak makanan dengan bahansantan, lanjut dr. Nadia Nurotul Fuadah, ada baiknya dilakukan dalam jumlah yang secukupnya.

“Alih-alih menghindari mubazir, tindakan ini bisa sangat berisiko mengganggu kesehatan Anda sendiri,” tutupnya menyerankan.

Bahaya Makan Makanan Bersandan bagi Penderita Kolesterol Tinggi

Nah, ada alasan mengapa bagi mereka yang darah tinggi, juga mereka yang kolesterol tinggi, dianjurkan untuk membatasi makan opor ayam dan gule kambing sebisa mungkin.

Alasannya adalah efek yang ditimbulkan ketika penderita darah tinggi dan kolesterol tinggi, memakannya tanpa kontrol.

"Pusing setelah mengonsumsi makanan bersantan dapat dikaitkan dengan beberapa kondisi, diantaranya adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi dan kolesterol tinggi," jelas dr. dr. Amadeo D. Basfiansa seperti dikutip FIN dari Alodokter.

BACA JUGA:Idul Adha Indonesia dan Arab Saudi Berbeda, Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Oleh sebab itu, mereka yang terlalu sensitif terhadap konsumsi makanan bersantan, untuk tidak sembarang mengkonsumsinya tanpa porsi yang ditakar.

Mengkonsumsi jenis obat yang diperuntukan untuk masing-masing kondisi, juga sangat dianjurkan untuk mereka dengan kondisi di atas.

"(Agar tidak bermasalah, yang perlu dilakukan) adalah dengan tidak mengonsumsi terlalu banyak (makanan bersantan) atau mengonsumsi obat secara teratur terlebih dahulu," saran dr. Amadeo.

Artikel Telah Tayang di https://fin.co.id/read/101472/Bahaya-Makanan-Bersantan-yang-Dihangatkan-Berulang-Kali-Mulai-dari-Penyakit-Jantung-hingga-Stroke

 

Kategori :