PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Omoway Omo-X: Motor Listrik Rp35 Jutaan Ini Punya Akselerasi

Omoway Omo-X: Motor Listrik Rp35 Jutaan Ini Punya Akselerasi

Omoway Omo-X-tangkapan layar -

 

 

RADARLEBONG.ID - Motor listrik Omoway Omo-X datang dengan paket yang langsung mencuri perhatian di kelas urban premium.

Akselerasi 0-50 km/jam dalam 3,3 detik menjadi salah satu nilai jual terkuatnya, angka yang biasanya identik dengan karakter tarikan instan kendaraan bertenaga besar.

Bukan hanya soal cepat, Omo-X juga membawa komponen teknis yang lazim ditemui pada moge premium.

Suspensi depan double wishbone, kaliper 4 piston, ABS, dan TCS membuat motor ini tampil sebagai opsi yang menonjol di tengah pasar kendaraan listrik yang kian padat.

BACA JUGA:Heboh Dugaan Riset Palsu Peneliti Indonesia di Forum Dunia, Kementerian Mulai Turun Tangan

Kehadiran Omo-X memperlihatkan arah baru persaingan motor listrik di Indonesia. Fokusnya tidak lagi semata pada efisiensi, tetapi juga pada kombinasi performa, kestabilan, dan fitur cerdas yang dekat dengan kebutuhan mobilitas harian. Omoway sudah membuka pre-order untuk model ini. Penawaran tersebut menyasar konsumen yang menginginkan motor listrik berteknologi futuristik dengan orientasi penggunaan urban sehari-hari. Di atas kertas, Omo-X menghasilkan torsi puncak 320 Nm. Besaran ini membuat motor mampu melesat dari posisi diam hingga 50 km/jam hanya dalam 3,3 detik.

 

Kecepatan puncaknya mencapai 113 km/jam. Angka itu dinilai cukup mumpuni untuk kebutuhan berkendara dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.

 

Karakter performa seperti ini memberi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan sensasi berkendara. Omo-X tampak diposisikan untuk pengguna yang mencari efisiensi, tetapi tetap menuntut respons cepat saat throttle dibuka. Salah satu detail teknis paling menonjol ada di bagian depan. Omoway menyematkan suspensi tipe double wishbone, teknologi yang memisahkan shockbreaker dari dudukan stang.

 

Pendekatan ini diklaim memberi pengendalian yang lebih presisi. Getaran juga dapat diredam lebih baik dibandingkan suspensi teleskopik konvensional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: