BENGKULU, radarlebong.com - Provinsi Bengkulu salahsatu provinsi yang diketahui ada beberapa kawasan hutan yang cocok untuk dijadikan sebagai destinasi desa wisata. Hanya saja, perambahan dan semakin menyusutnya jumlah kawasan hutan merupakan persoalan krusial yang mesti diselesaikan. Kendati, di sisi lain diperlukan kerelaan pemerintah untuk mengalihfungsikan sebagian hutan untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Hj Riri Damayanti John Latief selaku Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia mengatakan kebijakan perhutanan sosial sangat memerlukan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, sambungnya, keperluannya jelas. Sepert, untuk membuat jalan lingkar luar sebagai jalan alternatif bagi truk-truk berat agar tidak melintasi jalan kota. "Karena Pemerintah Provinsi Bengkulu sendiri sudah menyatakan siap untuk mengembangkan ekowisata sebagai produk unggulan pemanfaatan hutan di Bengkulu," ujar Hj Riri Damayanti John Latief yang juga didapuk sebagai Plt Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu ini. Wakil Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu ini menekankan bahwa pengelolaan hutan untuk kesejahteraan masyarakat tanpa merusak lingkungan harus menjadi solusi berkelanjutan dengan dukungan penuh dari kementerian terkait. "Dalam hal ini yang dibutuhkan bukan hanya dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tapi juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena memang kawasan hutan Bengkulu banyak memiliki spot-spot wisata yang indah bila ditunjang dengan pembangunan infrastruktur akan mensejahterakan," ungkap Hj Riri Damayanti John Latief. Baca Juga : Senator Riri Sarankan Pemda Adopsi Program Kartu Prakerja Bagi Pengangguran Ketua DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Kepahiang ini menambahkan, pemerintah daerah bahkan telah merancang regulasi khusus untuk mengakomodir para petani dan pekebun untuk dapat memanfaatkan hutan dengan cara yang baik dalam bentuk hutan sosial kemasyarakatan dan hutan adat. "Jadi ini sejalan dengan Nawa Cipta Presiden Joko Widodo. Hal ini patut diapresiasi pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Bengkulu butuh ini. Pemerintah harus meletakkan ini sebagai agenda prioritas dan memberikan perhatian khusus agar hal ini terealisasi," demikian Hj Riri Damayanti John Latief. (***/rls)
Kebijakan Perhutanan Sosial Perlu Dukungan KLHK
Kamis 12-05-2022,14:43 WIB
Editor : Radar Lebong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-02-2026,14:36 WIB
Harga Emas Hari Ini Minggu 8 Februari 2026 Menguat: Update Lengkap Antam, UBS, Galeri 24, Cukim & Emas Perhias
Minggu 08-02-2026,13:35 WIB
Promo Lucky Dip Ratusan Juta Honda di IIMS 2026: Review WRV Facelift, Brio E SE, BRV N7X Edition,&HRV Hybrd
Minggu 08-02-2026,14:28 WIB
Weton yang Berpeluang Menjadi Jutawan Baru di Tahun 2026: Legi, Wage, Pahing, Pon, dan Kliwon
Minggu 08-02-2026,14:00 WIB
Motor-Motor Baru di Booth Honda IIMS 2026, Apa Sajakah?
Minggu 08-02-2026,12:56 WIB
SIWO PWI Award 2025 Umumkan Nama Atlet, Pelatih, dan Tokoh Olahraga Berprestasi
Terkini
Minggu 08-02-2026,20:41 WIB
13 Pantangan Teras Rumah yang Membuat Hidup Susah dan Rezeki Seret
Minggu 08-02-2026,20:38 WIB
Tanggal 11, 16, 21, dan 26 Februari: Panduan Energi untuk Weton Wage
Minggu 08-02-2026,20:35 WIB
Makna Shio Kuda Api: Tahun 2026 dalam Kalender Tionghoa
Minggu 08-02-2026,20:32 WIB
Wuling Eksion 2026: SUV Listrik dan PHEV dengan Desain Bold Maskulin
Minggu 08-02-2026,15:00 WIB