Golongan Darah O dan B Habis, RSUD Lebong Minta Donor
Golongan Darah O dan B Habis, RSUD Lebong Minta Donor-foto :dok/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID- Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong mengalami kekosongan kritis untuk golongan darah O dan B dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, stok darah golongan A dan AB juga sangat terbatas, masing-masing hanya tersisa satu kantong.
Kondisi tersebut disampaikan Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffandi Leswin, melalui Staf UTD, Sadikul Badrian, A.Md.Kep., kepada Radar Lebong.
Menurut Sadikul, menipisnya persediaan darah telah terjadi sejak pekan lalu.
BACA JUGA:Desa di Lebong Selatan Belum Bisa Ajukan DD Tahap II, Ini Alasannya
Kondisi ini dipicu tidak adanya kegiatan donor darah dalam beberapa hari terakhir, sementara kebutuhan transfusi darah bagi pasien terus berlangsung setiap hari.
"Karena kebutuhan darah sifatnya harian, saat ini kami terpaksa meminta pihak keluarga pasien untuk mencari pendonor pengganti dari kerabat mereka guna penanganan darurat. Namun secara umum, UTD tetap membutuhkan pasokan darah massal dalam jumlah yang memadai," ujar Sadikul.
Ia menjelaskan, ketersediaan darah menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang pelayanan medis di rumah sakit. Darah dibutuhkan untuk berbagai kondisi darurat, terutama bagi ibu yang mengalami pendarahan saat melahirkan, pasien thalasemia yang memerlukan transfusi darah secara rutin, serta pasien lain yang membutuhkan tindakan medis dengan segera.
Melihat kondisi tersebut, manajemen RSUD Lebong mengajak masyarakat, organisasi, komunitas, serta berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela guna membantu memenuhi kebutuhan stok darah di UTD.
"Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari berbagai kalangan masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela. Satu tetes darah Anda sangat berarti untuk menyambung nyawa sesama," harap Sadikul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
