Jembatan Kayu Mangkurajo Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Permanen
Jembatan Kayu Mangkurajo Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Permanen-foto :carles/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID-Pemerintah Desa (Pemdes) Mangkurajo, Kecamatan Lebong Selatan, merealisasikan pembangunan pelapis tebing sepanjang 66 meter di Dusun II sebagai upaya mengantisipasi bencana tanah longsor yang berpotensi mengancam akses jalan serta permukiman warga.
Pembangunan tersebut didanai melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.
Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Mangkurajo, Sudadi, S.E., menjelaskan bahwa pembangunan pelapis tebing dilakukan karena kondisi geografis di kawasan tersebut dinilai rawan terjadi longsor, terutama saat musim hujan.
"Pelapis tebing yang kami bangun memiliki panjang 66 meter dengan ketinggian 2 meter. Total anggaran untuk pembangunan ini sebesar Rp82 juta," ujar Sudadi saat diwawancarai Radar Lebong.
BACA JUGA:Jalan Rusak Puluhan Tahun, Danau Liang–Turan Ingep Hanya Dianggarkan Rp 900 Juta
Menurutnya, pembangunan pelapis tebing ini menjadi langkah preventif untuk melindungi infrastruktur jalan desa sekaligus rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi dari ancaman longsor.
Selain sebagai upaya mitigasi bencana, proyek tersebut juga merupakan hasil kesepakatan bersama yang telah dibahas melalui musyawarah desa. Karena itu, pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pembangunan hingga selesai sesuai target.
"Pembangunan pelapis tebing ini bukan sekadar inisiatif Pemdes, melainkan hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah desa. Kami menargetkan pembangunan ini dapat segera dirampungkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
