PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Kerbau di Lebong Melonjak Tajam

Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Kerbau di Lebong Melonjak Tajam

Tampak kios-kios penjual daging di Pasar Rakyat Lebong.-foto :adrian roseple/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting) di Kabupaten Lebong mengalami kenaikan cukup signifikan.

Lonjakan harga paling tinggi terjadi pada komoditas cabai merah, cabai rawit, serta daging kerbau yang kini mulai memberatkan masyarakat. Kenaikan harga tersebut sudah dirasakan warga sejak sepekan terakhir di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Lebong.

Penyuluh Perdagangan Disperindagkop dan UKM Kabupaten Lebong, Yuliana, menyampaikan berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebong, harga cabai merah mengalami kenaikan drastis dari sebelumnya Rp 38 ribu per kilogram menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit atau yang dikenal masyarakat sebagai cabai setan juga ikut melonjak dari harga Rp 46 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Sholat Idul Adha Dipusatkan di Masjid Agung, Pemkab Lebong Potong 13 Sapi Kurban

"Kenaikan harga cabai ini diduga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan Idul Adha. Selain itu, pasokan dari daerah penghasil juga disebut mulai berkurang akibat faktor cuaca dan distribusi barang yang tidak stabil," ungkap Yuliana. 

Tidak hanya cabai, harga daging kerbau juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Saat ini harga daging kerbau di pasaran mencapai Rp 170 ribu hingga Rp 180 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga normal komoditas tersebut berada di kisaran Rp 140 ribu per kilogram. 

"Kenaikan harga daging kerbau biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan, terutama Idul Adha, karena tingginya kebutuhan masyarakat untuk konsumsi dan pelaksanaan ibadah kurban," jelasnya.

Sementara itu, untuk sejumlah bahan pokok lainnya seperti telur ayam, daging ayam ras, beras, dan minyak goreng, hingga saat ini masih terpantau stabil. Belum ada kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tersebut di pasar Kabupaten Lebong. Kondisi ini sedikit membantu masyarakat di tengah naiknya harga cabai dan daging kerbau.

Ia menambahkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM terus melakukan pemantauan harga di pasar tradisional. Pengawasan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

"Kami juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang maupun menaikkan harga secara tidak wajar," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: