PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Ribuan Warga Lebong Terdampak Banjir, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Ribuan Warga Lebong Terdampak Banjir, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Bupati Lebong H.Azhari, SH,MH serta Wakil Bupati Lebong Bambang ASB, S.Sos M.Si tinjau langsung ke lokasi Banjir, didampingi Pj Sekda serta kepala OPD dan Para anggota Dewan DPRD Lebong, Senin 6 April 2026 -foto :amri rakhmatullah/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.ID – Bencana Banjir yang melanda di beberapa titik yang berada di wilayah Kabupaten Lebong, dan selama bencana terjadi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana tersebut. Meski demikian, kerugian material dipastikan cukup besar dan masih dalam proses pendataan.

Bupati Lebong, H. Azhari SH, MH, menyampaikan, peristiwa bencana ini yang terjadi di Kabupaten Lebong, statusnya tanggap darurat sebagai langkah cepat penanganan dampak banjir.

Bahkan sejumlah posko bantuan telah didirikan untuk melayani kebutuhan warga terdampak bencana banjir, khususnya logistik harian seperti makanan dan kebutuhan pokok, diantaranya mie instan, minum mineliar, minyak beras dan bahan makanan lainnya.

“Alhamdulillah, dalam kondisi bencana banjir ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material tentu ada, dan saat ini masih kita data,” sampainya.

BACA JUGA:SMPN 12 Lebong Terdampak Banjir, Ujian TKA Terpaksa Dijadwal Ulang

Lanjut Bupati Azhari, mengatakan, bagi masyarakat untuk tetap bersabar menghadapi musibah ini. Menurutnya, bencana yang terjadi merupakan ujian yang harus dihadapi bersama dengan penuh ketabahan.

“Kepada masyarakat Kabupaten, saya berpesan agar tetap bersabar. Ini adalah cobaan, dan pemerintah daerah akan berusaha membantu semaksimal mungkin,” katanya

Lebih jauh Bupati Azhari, menjelaskan, untuk ke depan, pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab utama banjir yang terjadi. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah upaya reboisasi jika ditemukan indikasi kerusakan lingkungan seperti erosi sebagai pemicu utama.

“Kami akan segera menggelar rapat untuk mencari akar permasalahan banjir ini. Jika memang berkaitan dengan erosi atau kerusakan lingkungan, maka reboisasi akan menjadi salah satu langkah yang diambil. Ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak,” tegasnya.

Ditambahkan Bupati Azhari, untuk memudahkan distribusi bantuan, pemerintah telah mendirikan sejumlah posko di wilayah terdampak.

Warga yang membutuhkan bantuan diimbau untuk mendatangi posko terdekat. Sementara bagi masyarakat atau pihak yang ingin menyalurkan bantuan, dapat langsung menuju posko induk yang berada di kantor camat Kecamatan Amen.

Selain itu, Pemerintah juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah bergerak cepat membantu penanganan bencana, mulai dari Polri, TNI, relawan, anggota dewan, hingga insan pers yang turut menyebarkan informasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada relawan, anggota dewan, dan Polri, TNI serta rekan-rekan pers yang ikut membantu dan memberikan perhatian terhadap bencana ini. Semua bahu-membahu dalam penanganannya,”demikiannya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait