PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Disparpora Lebong Soroti Keselamatan Pengunjung di Irigasi Sungai Ketahun

Disparpora Lebong Soroti Keselamatan Pengunjung di Irigasi Sungai Ketahun

Irigasi Sungai Ketahun yang berada di wilayah Bendungan Empat, Desa Ujung Tanjung II, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, belakangan ini menjadi perbincangan hangat masyarakat--

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Irigasi Sungai Ketahun yang berada di wilayah Bendungan Empat, Desa Ujung Tanjung II, Kecamatan LEBONG Sakti, Kabupaten LEBONG, belakangan ini menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Bangunan yang semula difungsikan sebagai sarana pengairan persawahan kini berubah menjadi lokasi pemandian gratis yang selalu dipadati pengunjung, terutama saat sore hari dan akhir pekan. 

Fenomena ini bahkan viral di media sosial karena banyaknya warga yang membagikan aktivitas mereka saat berenang dan bersantai di lokasi irigasi tersebut.

Secara fungsi awal, irigasi tersebut dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (BWSS) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengairan untuk mendukung produktivitas pertanian masyarakat setempat. 

BACA JUGA:Ramai Jadi Tempat Rekreasi, Polres Lebong Siapkan Papan Imbauan Keselamatan di Sungai Ketahun

Infrastruktur ini berperan penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan sawah warga Desa Ujung Tanjung II dan sekitarnya. Namun, kondisi aliran air yang relatif jernih serta bentuk bangunan yang menyerupai kolam membuat lokasi ini dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat rekreasi alternatif tanpa biaya.

Setiap hari, masyarakat dari berbagai kalangan terlihat memadati area tersebut untuk berenang, mandi, hingga sekadar duduk santai menikmati suasana. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa menjadikan irigasi ini sebagai pilihan utama untuk mengisi waktu luang. Minimnya fasilitas wisata air di sekitar wilayah tersebut menjadi salah satu faktor pendorong ramainya kunjungan ke lokasi irigasi.

Meski demikian, di balik kenyamanan yang dirasakan pengunjung, tersimpan potensi bahaya yang tidak bisa diabaikan. Aliran irigasi dapat mengalami peningkatan debit secara tiba-tiba, terutama saat curah hujan tinggi di daerah hulu Sungai Ketahun.

Kondisi ini berisiko menimbulkan arus deras dan luapan air yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Hingga kini, belum terdapat rambu peringatan resmi maupun pembatas area yang dapat memberikan edukasi risiko kepada masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparpora Kabupaten Lebong, Agus, meminta pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa setempat untuk segera mengambil langkah preventif. Pemasangan plang peringatan di titik-titik yang memiliki potensi bahaya dinilai sebagai langkah awal yang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko yang ada.

"Pemerintah kecamatan ataupun desa harus mengambil tindakan cepat, salah satu dengan memasang plang peringatan agar masyarakat sadar terhadap resiko bahaya," kata Agus. 

Selain pemasangan rambu, Disparpora juga mendorong pemerintah desa agar proaktif melakukan pengawasan di area irigasi. Koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, serta pihak terkait lainnya dinilai perlu dilakukan guna memastikan keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas. 

Menurut Agus, upaya ini bukan untuk melarang aktivitas masyarakat, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam meminimalkan potensi kecelakaan. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan dan viralnya lokasi tersebut, perhatian terhadap aspek keselamatan menjadi hal yang mendesak. 

"Pemerintah daerah diharapkan segera merespons situasi ini dengan kebijakan yang tepat, sehingga fungsi utama irigasi sebagai penunjang pertanian tetap berjalan, sementara keselamatan masyarakat yang memanfaatkannya sebagai lokasi rekreasi juga dapat terjamin," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: