Laka Maut di Lebong, 2 Nyawa Pengendara Motor Melayang
Laka Maut di ruas jalan lintas Desa Limaupit tepatnya Depan SMAN 3 Lebong dengan korban pelajar masih dibawah umur meninggal dunia--
LEBONG.RADARLEBONG.ID - Kecelakaan maut (Laka) merenggut nyawa tak kurang dari seminggu terjadi di Kabupaten LEBONG. Tercatat sudah 2 nyawa pengendara motor melayang dalam laka yang terjadi di wilayah LEBONG.
Laka maut pengendara motor pertama terjadi pada minggu 15 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 wib di ruas jalan lintas Desa Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis, antara dump truck Roda Enam (R6) dengan Honda Astrea. Pengendara Hondra Astrea dikabarkan meninggal di tempat.
Kemudian, selang 2 hari kemudian, Laka Maut pengendara motor kembali terjadi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Desa Lemeu Pit, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Lebong, Kabupaten Lebong.
Insiden yang melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1.500.000.
BACA JUGA:Tragis! Kecelakaan Maut di Desa Air Kopras Lebong, Pemotor Tewas di Tempat
Korban diketahui bernama Rafael (13), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Muning Agung, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong. Saat kejadian, Rafael mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih tanpa nomor polisi dari arah Muara Aman menuju Talang Leak.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal yang dihimpun, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Kapolres Lebong, Agoeng Ramadhani, SH, SIK, melalui Kasat Lantas, IPTU Hendra Wijaya, menyampaikan Peristiwa bermula ketika korban melintas di ruas jalan yang sedikit menikung jika dilihat dari arah Muara Aman. Kondisi jalan beraspal hotmix, datar, serta berada di kawasan sekolah dan permukiman warga dengan arus lalu lintas yang relatif ramai pada pagi hari. Cuaca saat kejadian dilaporkan cerah.
Setibanya di tikungan depan sekolah, korban diduga kehilangan kendali (out of control). Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan roda empat jenis Daihatsu Taft warna hijau tua dengan nomor polisi BD 1958 KD yang dikemudikan oleh Lidik. Berdasarkan informasi sementara, pengemudi mobil telah melihat sepeda motor yang datang dari arah berlawanan dan berupaya melakukan pengereman hingga kendaraan berhenti.
Namun karena jarak yang sudah dekat dan kondisi jalan yang menikung, sepeda motor yang dikendarai korban diduga tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Tabrakan pun tidak dapat dihindari dan terjadi benturan antara kendaraan roda dua dan roda empat (R2 vs R4).
"Akibat kecelakaan tersebut, Rafael mengalami sejumlah luka berat, antara lain luka robek pada dagu, benjol di kening kiri, patah tulang paha kiri terbuka, serta memar di bagian dada hingga perut. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Lebong untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan," jelas Kasat.
Sementara itu, pengemudi dan penumpang mobil Daihatsu Taft dilaporkan tidak mengalami luka. Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sepeda motor Yamaha Mio mengalami kerusakan berat di bagian depan, sedangkan mobil Daihatsu Taft mengalami kerusakan pada bagian depan tengah.
"Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Petugas juga mencatat identitas para pihak yang terlibat, mencari dan mendata saksi-saksi di sekitar lokasi, serta mengamankan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Hendra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
