Prabowo Resmikan Internet Rakyat 5G 1,4 GHz: Internet Murah Rp100 Ribu 100 Mbps Siap Komersial
Prabowo Resmikan Internet Rakyat 5G 1,4 GHz: Internet Murah Rp100 Ribu 100 Mbps Siap Komersial-foto :tangkapan layar/youtube-
RADARLEBONG.ID- Prabowo resmikan Internet Rakyat 5G 1,4 GHz resmi komersial 2026. Paket internet murah Rp100 ribu 100 Mbps unlimited, gratis instalasi dan modem, target 5 juta pelanggan di Jawa, Papua, dan Maluku.
Komersialisasi Internet Rakyat 2026 dan Tonggak Transformasi Digital Nasional
Program Internet Rakyat (IRA) resmi memasuki tahap komersialisasi pada 19 Februari 2026 setelah melalui proses panjang selama dua tahun. Proyek ini digagas sebagai solusi atas persoalan klasik konektivitas nasional: harga internet relatif mahal di kawasan ASEAN dan kecepatan yang kerap berada di papan bawah.
Melalui inisiatif yang mendapat dukungan pemerintah, langkah strategis dilakukan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk bersama anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama. Keduanya berhasil memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz untuk wilayah Jawa, Papua, dan Maluku, membuka jalan bagi implementasi layanan internet rumah berbasis 5G.
BACA JUGA:Daftar Lokasi yang Bisa Gunakan Internet Rakyat Hanya Rp100 Ribu
Keberhasilan ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan fondasi dari ambisi besar menghadirkan konektivitas inklusif, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Lelang Spektrum 1,4 GHz dan Implementasi 5G Fixed Wireless Access
Keunggulan Spektrum 1,4 GHz untuk Internet Rumah
Spektrum 1,4 GHz memiliki karakteristik penetrasi indoor yang lebih baik dibanding sejumlah spektrum lainnya. Artinya, sinyal lebih stabil dan kuat di dalam bangunan, menjadikannya ideal untuk layanan internet rumah tangga, khususnya di kawasan urban dan semiurban.
Teknologi yang digunakan adalah 5G Fixed Wireless Access (FWA), yakni sistem koneksi internet nirkabel ke rumah tanpa perlu penarikan kabel fiber langsung ke setiap hunian. Meski berbasis wireless pada sisi pelanggan, IRA tetap bertumpu pada backbone fiber nasional untuk menjamin stabilitas, kapasitas, dan skalabilitas jaringan.
Model kombinasi ini menghadirkan efisiensi distribusi jaringan sekaligus menjaga kualitas layanan.
Izin Regulasi dan Sertifikat Uji Laik Operasi (ULO)
Setelah memenangkan spektrum, perusahaan memperoleh izin penggunaan pita frekuensi radio dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Persetujuan ini menandai terbukanya jalur regulasi sekaligus dukungan negara terhadap proyek internet murah berbasis 5G.
Pengujian laik operasi dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
