Punya Mobil Listrik: Pasang KWH Baru atau Tambah Daya? Pahami Risikonya
Punya Mobil Listrik: Pasang KWH Baru atau Tambah Daya? Pahami Risikonya--
RADARLEBONG.ID-Pasang KWH baru atau tambah daya untuk mobil listrik? Pahami perbedaan, risiko instalasi listrik rumah, standar kabel 6 mm, dan tips aman pasang wall charger mobil listrik.
Infrastruktur Pengisian Mobil Listrik di Rumah
Setiap pemilik mobil listrik wajib memiliki infrastruktur pengisian daya di rumah. Umumnya, pembelian mobil listrik sudah disertai perangkat pengisian seperti wall charger atau charger portable.
Charger portable biasanya memiliki daya relatif kecil di kisaran 2.000–3.000 watt, sedangkan wall charger dapat bekerja hingga 32 ampere untuk sistem satu fasa dan mencapai sekitar 11 kW untuk sistem tiga fasa. Kebutuhan daya inilah yang membuat kesiapan listrik rumah menjadi faktor krusial.
BACA JUGA:Salah Satu Penyebab Mesin Isuzu Panther Suara Kasar dan Cara Mengatasinya
Opsi Listrik Rumah untuk Charging Mobil Listrik
Pemilik mobil listrik dihadapkan pada dua pilihan utama, yaitu memasang KWH baru atau menambah daya listrik yang sudah ada. Kedua opsi ini memiliki implikasi teknis dan risiko yang berbeda, terutama terkait keselamatan instalasi.
Pasang KWH Baru untuk Mobil Listrik
KWH Terpisah Khusus Charging
Memasang KWH baru menjadi opsi paling aman karena jalur listrik benar-benar terpisah dari instalasi rumah. PLN akan memasang meter baru beserta MCB yang hanya melayani kebutuhan wall charger. Dengan sistem ini, seluruh komponen listrik—mulai dari MCB hingga kabel—memang dirancang khusus untuk beban besar pengisian mobil listrik.
Keunggulan dari Sisi Keamanan
Karena tidak berbagi dengan instalasi lama, risiko panas berlebih pada kabel, penurunan kualitas daya, hingga potensi korsleting dapat diminimalkan. Infrastruktur lama rumah tidak perlu diubah atau dipaksakan menanggung beban tambahan.
Tambah Daya Listrik Rumah: Hal yang Wajib Dipahami
Karakteristik Instalasi Rumah Eksisting
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
