Sawah Lebong Tengah Menyusut Terus, Ini Dampak Buruknya Bagi Lingkungan!

Sawah Lebong Tengah Menyusut Terus, Ini Dampak Buruknya Bagi Lingkungan!

Sawah Lebong Tengah Menyusut Terus, Ini Dampak Buruknya Bagi Lingkungan!-foto : carles/radarlebong-

LEBONG,RADARLEBONG.ID - Kabupaten Lebong, Bengkulu, tengah dihadapkan pada permasalahan serius alih fungsi lahan sawah dan perkebunan menjadi lahan untuk mendirikan bangunan.

Fenomena ini kian marak di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Lebong Tengah.

Salah satu contohnya terjadi di Desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah Kabupaten Lebong, di mana banyak lahan persawahan telah dialihfungsikan menjadi lahan untuk mendirikan rumah tinggal.

Hal ini diakui oleh Pjs Kades Karang Anyar Cica Siswana, yang menyatakan bahwa kondisi ini terus terjadi setiap tahunnya.

BACA JUGA:Panen Raya Bengkulu Aman! Pupuk Subsidi Urea dan NPK Tersedia Melimpah

"Kami pihak pemdes tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu hak dari pemilik tanah. Bahkan, saat ini sudah banyak warga yang mengkamplingkan tanah sawah mereka untuk dijual," ungkap Cica.

Kondisi ini tentu mengkhawatirkan, mengingat alih fungsi lahan sawah dapat membawa dampak negatif terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Lahan sawah yang semakin berkurang dapat mengakibatkan penurunan produksi padi, yang pada akhirnya dapat memicu krisis pangan.

Cica pun menyayangkan berkurangnya luas lahan persawahan di desanya.

BACA JUGA:Tak Hanya Makalah, Peserta Lelang JPTP Lebong Wajib Punya Kemampuan Ini!

Ia mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan alih fungsi lahan, demi menjaga ketahanan pangan di Lebong Tengah.

Dampak Negatif Alih Fungsi Lahan Sawah

Alih fungsi lahan sawah bukan hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif lainnya, seperti:

Penurunan Kualitas Lingkungan: Lahan sawah berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, seperti menyerap air hujan, mencegah erosi tanah, dan menghasilkan oksigen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: