Sawah Kekeringan , Bupati Lebong Minta Segerakan Olah Lahan Sawah MT I

Sawah Kekeringan , Bupati Lebong Minta Segerakan Olah Lahan Sawah MT I

Panen: Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi ketua TP PKK Lebong Elvi Sukaisih ikut memanen padi bersama masyarakat Desa Nangai Tayau I. -foto : amri rakhmatullah-

RADARLEBONG.ID - Meski dampak el nino mulai terasa di Kabupaten Lebong,  yakni mulai tampaknya areal sawah petani yang kekeringan.

Namun Bupati Lebong Kopli Ansori tetap bersyukur sawah di Lebong tetap bisa panen Musim Tanam II tahun 2023.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri panen MT II di Desa Nangai Tayau I Kecamatan Amen Kabupaten Lebong.

"Alhamdulillah sawah di Lebong tetap bisa panen. Dan, kita harapkan bisa menjaga stabilitas harga-harga kebutuhan pangan dan bisa menunjang ketersediaan pangan di Kabupaten Lebong," kata Kopli.

Dirinya juga meminta agar para petani dapat bisa kembali melakukan pengelolaan lahan untuk kembali melakukan turun tanam. Yangmana, dirinya menargetkan pada November 2023 mendatang seluruh hamparan persawahan di wilayah ini bisa melakukan turun tanam serentak. 

BACA JUGA:Terkait Prediksi Serangan Badai El Nino, Kementan Berpesan Begini

Hal tersebut bukan tanpa alasan, dirinya memperkirakan jika musim kemarau ini bisa terjadi hingga Mei 2024 mendatang. 

"Artinya dipercepat selagi masih ada sumber air. Ketika padi sudah berumur 2 bulan dan kekeringan terjadi, saya pastikan tetap bisa panen," jelasnya.

Ditambahkan Kopli, dirinya mengatakan, rata-rata dibulan Oktober ini hamparan sawah yang ikut melaksanakan program MT-II mulai memasuki masa panen.

Hasil panen ini diharapkan bisa menjaga Lebong dari krisis pangan. Alhamdulillah beberapa wilayah yang melaksanakan MT-II sudah mulai masuk masa panen, bahkan sudah ada yang sudah selesai panen yang mana hasilnya program MT-II ini juga sangat memuaskan.

BACA JUGA:GAWAT !Sejumlah Areal Sawah Petani di Lebong Dilanda Kekeringan, Musim Tanam I Terancam

"Mudah-mudahan ini menjadi produk sesuai yang direncanakan.

Kedepannya hamparan sawah di Lebong bisa dimanfaatkan sebaiknya, serta para petani di Lebong ditahun 2024 mendatang bisa mengikuti pelaksanaan MT-II kedepannya,” singkat Kopli. 

Sementara itu Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Nangai Tayau I Ade Dopiyo, S.M, menyampaikan keberhasilan ini tidak luput kerja keras masyarakat yang memiliki tekad yang kuat hingga kita bisa melaksanakan panen padi MT II.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: