Tidak Seluruh Kecamatan di Lebong Kecipratan Irigasi dan Bronjong

Tidak Seluruh Kecamatan di Lebong Kecipratan Irigasi dan Bronjong

Ratusan rumah di 2 kecamatan rawan bencana alam baik banjir dan longsor.-Foto : Dokumentasi/radarlebong-redaksi

LEBONG, RADARLEBONG.ID -  Pada tahun 2023, Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong akan kembali melaksanakan paket pembangunan infrastruktur berupa irigasi dan bronjong pengendali banjir.

Hanya saja, peruntukkannya tidak merata dinikmati 12 kecamatan se Lebong.Cuma beberapa kecamatan saja seperti Kecamatan Topos, Lebong Selatan, Bingin Kuning, Lebong Utara, Uram Jaya, Amen. 

Kepala Dinas PUPR-Hub Lebong Joni Prawinata,SE, MM melalui Kabid SDA Dinas PUPR-Hub Lebong, Arman Yunizar, ST menjelaskan sebanyak 15 paket pembangunan infrastruktur kegiatan  peningkatan rehabilitasi jaringan irigasi dan kegiatan pembangunan turap beronjong pengendali banjir. 

"Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 10 miliar lebih untuk pembangunan fisik yang terbagi menjadi 15 paket kegiatan," katanya.

BACA JUGA:Gorong-Gorong Ambruk, Jalan Desa Terancam Putus

Lanjut Arman, dari jumlah paket kegiatan tersebut, beberapa diantaranya akan terlebih dahulu dilakukan proses lelang dan sistem Penunjukkan Langsung (PL). 

"Kami mulai dari sekarang sudah mulai menyusun draf dan persiapan dokumen untuk dilimpahkan dilakukan proses lelang awal tahun mendataang, agar di awal tahun bisa diproses lelang," ungkapnya.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama ikut mendukung pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Lebong.

Salah satunya ikut menjaga dan merawat setiap pembangunan infrastruktur yang sudah selesai dibangun oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA:Aparat Berseragam Lengkap Awasi Penyaluran Bansos

"Siapa lagi kalau tidak kita yang memelihara milik kita. Semua hasil pembangunan di daerah ini adalah milik kita, manfaatnya untuk kita bersama, maka itu mari merawatnya bersama-sama," tukasnya.

Sejumlah warga khusunya petani di Desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dapat segera merealisasi pembangunan beronjong sungai air kotok di wilayah setempat. 

Itu menyusul luapan sungai air kotok yang kerap masuk ke lahan sawah milik para petani. 

Kades Karang Anyar Muktarezi membenarkan bahwa usulan untuk pembangunan beronjong sungai kotok sudah disampaikan kepada dinas terkait, hanya saja sampai saat ini belum juga dapat direalisasi. 

"Mengenai usulan itu sudah sering kami sampaikan, bahkan saat bencana banjir yang merusak pondasi rumah warga beberapa waktu lalu itu kembali kami usulkan. Mudah-mudahan Pemkab Lebong dapat memprioritas usulan kami ditahun depan, sehingga pemukiman dan lahan sawah milik para petani tidak lagi terdampak luapan sungai air kotok," tutup kades. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: