Usai Menumpuk di Gudang, Mendadak Terpampang "Mohon Maaf Minyak Habis!!!" depan Pintu Toko Ritel

Usai Menumpuk di Gudang, Mendadak Terpampang

RadarLebong.com, LEBONG - Ternyata, pasca temuan menumpuk di gudang dari hasil pengawasan  Dinas Koperasi, Perindustrian Perdagangan Lebong, selasa lalu. Namun, secara mendadak kehabisan stok dan terpampang tulisan " Mohon Maaf Minyak Habis " pada pintu masuk di sejumlah Toko Ritel di sekitaran Kecamatan Lebong Utara, Kecamatan Lebong Utara, Amen dan Kecamatan Pelabai. " Kami sudah beberapa hari ini kekosongan stok minyak goreng mas, dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda kapan masuk lagi," ujar kasir salah satu toko ritel modern di Kecamatan Amen yang meminta tidak disebutkan identitasnya ini. [caption id="attachment_10093" align="alignnone" width="300"] Terlihat di rak, migor masih katanya kosong.[/caption] Bahkan, di beberapa toko ritel lainnya kekosongan stok minyak goreng kemasan ini sudah kosong sejak 7 hari lalu. Hingga akhirnya pihak pengelola memasang pemberitahuan "Mohon Maaf Minyak Habis!!!" pada pintu masuk toko ritel. "Minyak goreng sudah habis terjual semuanya dan saat ini kami tidak ada stok lagi. Kami masih menunggu kiriman dari gudang di Bengkulu," kata penjaga toko ritel di Kecamatan Pelabai. Pada toko Indomaret di Kecamatan Amen sudah 5 hari mengalami kekosongan minyak goreng, di toko Indomaret jalan Pangeran Zainal Abidin sudah 4 hari kosong, di Indomaret Kampung Muara Aman kosong, Indomaret di Kampung Jawa sudah 4 hari kosong dan pada Indomaret di Kelurahan Tubei sudah kosong sejak 21 Januari lalu. Sedangkan pada toko Alfamart di jalan Pangeran Zainal Abidin sudah kosong sejak 25 Januari, Alfamart Merdeka, Alfamart Gaja Mada dan Alfamart Tanjung Agung kosong sejak kemarin (25/1). Sementara itu, Wawan, salah satu warga Desa Lebong Tambang dibincangi Radar Lebong di depan toko ritel modern di Lebong Utara mengaku ia sengaja mendatangi toko untuk mendapat minyak goreng murah. Namun, sayangnya saat tiba ia mendapati tulisan "Mohon Maaf Minyak Habis!!!" pada pintu toko.

  • "Semuanya di Lebong Utara maupun Amen sudah saya datangi, tapi minyak goreng habis," keluhnya. (bye)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: