Memilukan, Korban Kebakaran Terpaksa Numpang di Pos Jaga Kehutanan

Memilukan, Korban Kebakaran Terpaksa Numpang di Pos Jaga Kehutanan

RIMBO PENGADANG, radarlebong.com - Hasanusi (52), salah satu korban kebakaran warga desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang masih menunggu janji manis dari Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Drs. Fahrurrozi M.Pd yang sebelumnya telah mengintruksikan dinas terkait untuk membantu korban kebakaran. Kepada Radar Lebong, Hasanusi menceritakan jika pasca kebaran yang menghanguskan rumah miliknya, keluarganya terpaksa numpang di pos jaga milik polisi Kehutanan sambari menunggu janji wakil bupati yang mengintruksikan dinas terkait untuk memberikan bantuan bedah rumah. "Mau tidak mau kami sekeluarga terpaksa menumpang di Pos Jaga Kehutanan. Karena rumah yang selama ini kami miliki sudah hangus terbakar, dan saat ini kami masih menunggu janji pak Wabup yang pernah menyampaikan akan memberikan bantuan bedah rumah," katanya. Lebih jauh, Ia berharap agar bantuan yang pernah dijanjikan tersebut bisa direalisasi, karena untuk membangun rumah baru sendiri tidak memiliki modal. Untuk itulah, bantuan pemerintah ini sangat pihaknya nantikan. "Jangankan untuk membangun rumah baru, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kita kesulitan. Maka dari itu, kami sangat mendambakan bantuan pemerintah ini benar-benar bisa terealisasi," harapnya. Sementara itu, Kades Tik Kuto, Nasril Yani membenarkan bahwa sejauh ini belum ada tanda-tanda akan dibangunnya rumah warga yang mengalami kebakaran beberapa waktu dulu. Bahkan, saat ini keluarga kebakaran masih menumpang di Pos Jaga Kehutanan. "Sejauh ini belum informasi mengenai bantuan bedah rumah untuk warga kita ini. Mudah-mudahan saja janji pak Wabup beberapa waktu lalu itu benar diwujudkan untuk membantu warga kita ini," pungkas Kades. Terpisah Camat, Lasmudin, SH dikonfirmasi kemarin mengatakan bahwa seluruh berkas korban kebakaran sudah diserahkan ke dinas PMD dan Perkim. Hanya saja, untuk tindaklanjutnya. Camat menyarakan agar ditanyakan langsung kepada dinas terkait, sehingga bisa diketahui dengan jelas apakah bantuan untuk warga tersebut ada atau tidaknya. "Pastinya, semua berkas korban kebakaran untuk bantuan bedah rumah sudah kita serahkan ke dinas terkait. Mengenai realisasinya silakan ditanyakan langsung ke dinas terkait seperti yang dijanjikan pak Wabup," tutupnya. (hds)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: