Hujan Beberapa Jam, 2 Kelurahan Dilanda Banjir

Hujan Beberapa Jam, 2 Kelurahan Dilanda Banjir

LEBONG SELATAN - Hujan deras yang menguyur Lebong sejak dari pukul 16.00 wib, kemarin sore, atau sekitar beberapa jam , langsung membuat 2 kelurahan dilanda banjir. Meski, tidak ada korban jiwa maupun kerugian akibat banjir tersebut. Namun, kejadian tersebut sempat membuat warga heboh di media sosial. Banjir terparah di Kelurahan Tes, karena sedikitnya 70 rumah warga kebanjiran, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 centimeter. [video width="352" "640" mp4="https://www.radarlebong.rakyatbengkulu.com/wp-content/uploads/2022/01/video-1641727929.mp4"][/video] Ketua RW 03 Kelurahan Tes, Safarudin,dikonfirmasi Radar Lebong membenarkan terjadinya banjir yang menurutnya bukan untuk kali pertamanya saja terjadi. ""Iya, sampai dengan pukul 19.30 wib tadi, banjir masih terjadi. Dan, kejadian ini, hampir setiap tahun menimpa warga kami sejak dari tahun 2014 hingga tahun 2022 ini. Bukan hanya jalan yang banjir, tapi juga 70 rumah warga terendam banjir. Termasuk, juga di Kelurahan Taba Anyar mengalami hal serupa, banjir terjadi dari RT 9 talang gaung, hingga ke RT 12, atau lebih tepatnya di depan masjid baitul Rahman," jelas Safarudin kepada Radar Lebong. [caption id="attachment_9290" align="alignleft" width="237"]Masjid dikepung banjir. Foto Ist[/caption] Menurutnya, meski banjir terjadi karena faktor alam. Namun juga, ia menduga, arus air menjadi lebih besar akibat air asal dari perkebunan warga. Dimana, sebelumnya saluran air dari perkebunan warga masuk ke sungai air mubai. Akan tetapi, kata dia, lantaran tengah dilakukan pembangunan jalan dan Gor sehingga menyebabkan saluran irigasi tertutup dan turun ke Kelurahan Tes ini. "Bahkan kami pernah mengajak salah satu anggota dewan sebelumnya, untuk mengatasi masalah ini. Untuk membuka saluran pembuangan air yang baru, sehingga tidak terjadi banjir lagi. Kenyataan hingga saat ini belum ada jalan keluarnya,"terangnya. Untuk itu, ia berharap, kondisi ini kedepan tidak terjadi lagi. Dimana, meski banjir yang mereka alami pasti bakal surut, namun apabila hujan tidak henti-henti maka sudah dipastikan banjir terus menerus."Hal inipun harus diketahui oleh Pemerintah Lebong, apa yang warga kami alami sudah bertahun-tahun ini," tukasnya. (arp)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: