PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Bupati Pekalongan Bantah OTT Saat Bersama Gubernur Jateng Bahas MBG

Bupati Pekalongan Bantah OTT Saat Bersama Gubernur Jateng Bahas MBG

Bupati Pekalongan Bantah OTT Saat Bersama Gubernur Jateng Bahas MBG--

Bupati Pekalongan juga membantah tudingan keterlibatan dalam proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ). Ia menyatakan secara eksplisit bahwa dirinya tidak pernah ikut serta dalam proyek tersebut.

Menurut penuturannya, perusahaan yang dikaitkan dengan dugaan proyek tersebut bukan miliknya. Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang disebut-sebut dalam isu tersebut merupakan milik keluarga, bukan atas nama dirinya secara pribadi.

Penegasan Status Perusahaan yang Dikaitkan

Ketika ditanya mengenai kepemilikan perusahaan yang diduga terlibat dalam proyek pengadaan, ia menegaskan bahwa perusahaan tersebut bukan miliknya dan bukan berada di bawah kendalinya. Ia membantah memiliki peran ataupun keterlibatan dalam aktivitas perusahaan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan untuk mengklarifikasi dugaan konflik kepentingan yang beredar di tengah masyarakat.

Respons Terhadap Isu Praperadilan

Terkait kemungkinan langkah hukum lanjutan, termasuk pengajuan praperadilan, Bupati Pekalongan menyatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan penasihat hukum. Ia menegaskan kembali bahwa dirinya merasa tidak pernah terlibat OTT dan tidak terdapat barang bukti apapun yang bisa menjadi dasar tuduhan tersebut.

Sikap ini menunjukkan adanya kemungkinan langkah hukum sebagai bentuk pembelaan terhadap tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Penegasan Tidak Ada Barang Bukti dan Tuduhan OTT

Dalam pernyataannya, Bupati Pekalongan berulang kali menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun yang ditemukan atau disita. Ia menyampaikan bantahan tersebut dengan menekankan bahwa tuduhan OTT tidak sesuai dengan kondisi yang ia alami saat itu.

Ia juga menyatakan bahwa kepala dinas yang disebut dalam isu tersebut tidak memiliki barang bukti apapun. Penegasan ini menjadi bagian dari upaya klarifikasi terhadap dugaan operasi tangkap tangan yang berkembang di publik.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: