Kebakaran di Lebong Hanguskan 2 Rumah Sekaligus
Kebakaran di Lebong Hanguskan 2 Rumah Sekaligus--
LEBONG.RADARLEBONG.ID - Kebakaran hebat terjadi di Desa Gunung Alam, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong, pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah milik warga sekaligus, masing-masing milik Samidi dan Rison.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari salah satu bangunan.
Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur. Api pertama kali diketahui oleh Samidi setelah ia mendengar suara mencurigakan dari arah atap rumahnya.
Ketika diperiksa, api telah membesar dan melahap bagian dapur rumah. Menyadari situasi berbahaya tersebut, Samidi bersama istrinya segera menyelamatkan diri keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.
BACA JUGA:Harga Daging Sapi Tembus Rp160 Ribu Jelang Idul Fitri 1447 H
Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah tetangga yang berada di dekatnya, yakni milik Rison. Kondisi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan mudah menjalar dan sulit dikendalikan. Kepanikan sempat terjadi di kalangan warga yang berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku bersama warga selama kurang lebih dua jam untuk menjinakkan si jago merah. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB, meskipun kedua rumah mengalami kerusakan berat dan nyaris rata dengan tanah.
Petugas dari Polsek Lebong Atas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan area dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil pendataan awal, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tepat waktu. Namun demikian, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus pendek listrik. Meski begitu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api secara pasti. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus mendalami keterangan saksi serta kondisi di lokasi kejadian," jelas Kapolsek Lebong Atas, Iptu Nur Huda.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pemeriksaan rutin terhadap kabel, stop kontak, serta peralatan elektronik dinilai penting guna mencegah risiko korsleting yang dapat berujung pada kebakaran.
"Kami berharap, Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran, terutama di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar," singkat Kapolsek.
Terpisah, Sekretaris BPBD Lebong, Tantawi, SP, menyampaikan Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan pertama kali berasal dari rumah milik Bapak Samidi, diduga akibat korsleting listrik pada bagian dapur. Api kemudian merambat ke rumah milik Bapak Rison dikarenakan bangunan terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.
Sementara itu, upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang 1 jam 40 menit dengan bantuan masyarakat sekitar. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
"Untuk kerugian material diperkirakan mencapai kurang Rp 200.000.000 untuk masing-masing rumah, dengan kondisi kedua bangunan mengalami kerusakan total akibat kebakaran," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
