Sakit Batu Ginjal: Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mencegahnya
ilustrasi --
Pengaturan pola makan menjadi hal yang penting. Konsumsi makanan yang mengandung oksalat secara seimbang dan perhatikan asupan kalsium dari makanan. Keduanya dapat berinteraksi di saluran pencernaan sehingga oksalat yang diserap tubuh dapat berkurang.
3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam
Garam memang dibutuhkan tubuh, tetapi konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan risiko batu ginjal.
Asupan natrium yang tinggi dapat menyebabkan lebih banyak kalsium dikeluarkan melalui urine. Peningkatan kadar kalsium dalam urine tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal, terutama batu kalsium.
Oleh sebab itu, kebiasaan mengonsumsi makanan terlalu asin sebaiknya mulai dikurangi. Perhatikan pula konsumsi makanan olahan, makanan kemasan, makanan kaleng, serta produk daging olahan yang umumnya dapat mengandung natrium cukup tinggi.
4. Terlalu Banyak Mengonsumsi Protein Hewani
Mengonsumsi protein hewani dalam jumlah berlebihan juga dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko batu ginjal pada kondisi tertentu.
Pola makan tinggi protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat dan memengaruhi komposisi urine. Selain itu, pola makan tersebut dapat menurunkan kadar sitrat dalam urine. Padahal, sitrat memiliki peran dalam membantu menghambat pembentukan kristal tertentu.
Karena itu, pola makan sebaiknya dibuat seimbang dengan mengombinasikan berbagai sumber makanan, termasuk sayuran, buah-buahan, serta sumber protein sesuai kebutuhan tubuh.
Infeksi saluran kemih atau ISK juga dapat berkaitan dengan terbentuknya jenis batu ginjal tertentu. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri tertentu dapat mengubah kondisi dan komposisi urine sehingga mendukung pembentukan batu.
Jika ISK tidak ditangani dengan baik, risiko terjadinya komplikasi dapat meningkat. Karena itu, keluhan seperti nyeri atau rasa terbakar ketika buang air kecil, sering buang air kecil, urine berbau menyengat, atau gejala lain yang mengarah pada infeksi sebaiknya tidak diabaikan.
Penanganan ISK secara tepat dapat membantu mengurangi risiko masalah pada saluran kemih dan ginjal.
Cara Mengurangi Risiko Batu Ginjal
Selain memahami penyebab sakit batu ginjal, perubahan gaya hidup juga penting dilakukan. Salah satu langkah utama adalah mencukupi kebutuhan cairan agar urine tidak terlalu pekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
