PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Bedah Performa dan Desain Honda Vario Evo 160 Terbaru

Bedah Performa dan Desain Honda Vario Evo 160 Terbaru

honda vario evo 160 terbaru--

Berdasarkan pengujian di trek safety riding Astra Honda Motor di Cikarang, stabilitas berkendara dari skutik ini tetap terjaga dengan baik. Seluruh tipe Honda Vario Evo 160 (CBS, CBS Metro, dan ABS) mengalami kenaikan bobot sebesar 1 kg. Meski demikian, total bobot keseluruhan untuk semua varian dipastikan tetap berada di bawah 120 kg, sehingga sensasi berkendaranya tetap terasa ringan dan lincah mirip dengan impresi membawa Vario 125. Kelincahan ini didukung oleh penggunaan rangka eSAF yang tidak mengalami perubahan struktur.

Sektor kaki-kaki pada tipe tertinggi (ABS) menggunakan kombinasi ban Federal berukuran 100/80 ring 14 di bagian depan dan 120/70 ring 14 di bagian belakang. Karakternya dirancang pas untuk kebutuhan komuter harian:

Suspensi Depan: Menggunakan tipe teleskopik konvensional.

Suspensi Belakang: Tetap mempertahankan model suspensi tunggal (single seher) di sisi kiri dengan ukuran tabung yang lumayan padat.

Redaman: Suspensi terasa empuk untuk meredam gundukan di jalan raya tanpa gejala membal yang berlebihan (mentul-mentul), serta tetap stabil saat diajak rebah berbelok. Namun, ketika digunakan untuk berbelok dalam kondisi berboncengan pada kecepatan tinggi, area buritan berpotensi memunculkan sedikit gejala goyang (bumpy).

Pengujian Akselerasi Jarak Pendek 300 Meter

Dalam pengujian akselerasi di lintasan lurus sepanjang kurang lebih 300 meter dengan bobot pengendara 77 kg, peningkatan torsi 0,2 Nm terbukti membantu dorongan tenaga dari putaran bawah hingga menengah. Motor dapat berakselerasi secara linear tanpa perlu merunduk ekstrem untuk mencapai kecepatan tinggi.

Melalui pantauan pada panel instrumen digital LCD, kecepatan 80 km/jam hingga 90 km/jam dapat diraih dengan cepat, hingga menyentuh angka kecepatan puncak (top speed) sebesar 95 km/jam di ujung lintasan lurus. Catatan waktu dan pencapaian kecepatan ini dinilai sangat mumpuni dan lebih dari cukup untuk mengakomodasi kebutuhan menyalip kendaraan lain di rute harian.

Posisi Berkendara dan Ergonomi Area Kaki

Ergonomi berkendara atau segitiga berkendara pada Honda Vario Evo 160 masih identik dengan pendahulunya. Ketinggian jok berada di angka 778 mm dengan jarak terendah ke tanah (ground clearance) sekitar 138 mm. Setang kemudi dibuat cukup lebar dengan sudut yang sedikit menekuk ke arah pengendara untuk menyajikan posisi berkendara yang sigap dan sporty, serta memberikan visibilitas yang luas melalui spion standar bawaan.

Perubahan Lakukan Bodi Depan

Satu pembaruan krusial yang sangat berdampak pada kenyamanan pengendara dengan tinggi badan 170 cm ke atas adalah adanya revisi lekukan bodi di area dalam. Pada versi sebelumnya, lutut pengendara cenderung mudah mentok dengan bodi depan. Pada versi Evo ini, ruang kaki dibuat menjadi jauh lebih lega. Bahkan saat setang kemudi dibelokkan penuh hingga menekuk tajam, jarak antara lutut dan setang masih tersisa ruang yang aman sehingga kaki tidak mudah bentrok.

Fasilitas Deck Bawah

Area lantai bawah (deck) masih menggunakan struktur tulangan underbone yang tidak terlalu lebar, mirip dengan generasi sebelumnya. Ukuran ruang ini membuat akomodasi barang bawaan besar seperti galon air mineral sedikit terbatas jika diposisikan melintang. Walau begitu, untuk pijakan kaki dengan ukuran sepatu 44, ruangnya masih mencukupi. Permukaan deck juga dilengkapi dengan pola grip yang bertekstur kesat, menjaga sol sepatu agar tidak mudah selip atau terpeleset saat berkendara di tengah kondisi hujan.

Catatan Kenyamanan Jok

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: