Perbandingan Pikap India dengan Pikap Lokal Indonesia
perbandingan pikap India dengan pikap lokal Indonesia,--
Kapasitas Angkut Resmi
Tata Yodha memiliki beberapa varian daya angkut, mulai dari 1,2 ton, 1,5 ton, 1,7 ton, hingga 2 ton. Perbedaan kapasitas ini tidak hanya soal angka, tetapi juga menyangkut spesifikasi kaki-kaki dan suspensi. Varian tertentu bahkan sudah menggunakan suspensi depan non-leaf spring. Mahindra Scorpio Pick Up memiliki kapasitas angkut resmi sekitar 1,2 ton dengan spesifikasi yang relatif seragam.
Dimensi Bak dan Perbandingan dengan Pikap Lokal
Panjang bak Mahindra Scorpio berada di kisaran 2,3 meter, sedangkan Tata Yodha sekitar 2,6 meter. Ukuran ini tergolong mirip dengan pikap yang sudah beredar di Indonesia seperti L300 atau Carry. Secara dimensi, keduanya tidak menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan produk lokal, namun tetap kompetitif untuk kebutuhan niaga ringan.
Ground Clearance untuk Medan Beragam
Kedua pikap India ini memiliki ground clearance sekitar 210 mm. Angka ini lebih tinggi dibandingkan sebagian besar pikap ringan di Indonesia yang rata-rata berada di kisaran 190–195 mm. Ground clearance yang lebih tinggi memberi potensi keunggulan saat digunakan di jalan pedesaan atau medan kurang rata.
Desain Kap Mesin dan Implikasi Penggunaan
Mahindra Scorpio dan Tata Yodha menggunakan desain kap mesin atau bonnet. Hal ini berbeda dengan mayoritas pikap ringan di Indonesia yang mengusung desain cab over engine tanpa moncong. Desain tanpa bonnet umumnya lebih lincah di jalan sempit dan memaksimalkan panjang bak, sementara desain dengan bonnet menawarkan karakter berkendara yang berbeda dan perlindungan mesin yang lebih konvensional.
Karakter Berkendara dan Akses Jalan Sempit
Pikap tanpa bonnet dinilai lebih mudah bermanuver di gang sempit dan area padat, terutama untuk distribusi last mile. Sebaliknya, pikap dengan bonnet seperti Yodha dan Scorpio lebih cocok untuk jalan yang relatif lebar dan kondisi luar kota. Hal ini menjadi pertimbangan penting dalam konteks penggunaan kendaraan niaga di Indonesia.
Tantangan Overload di Lapangan
Secara spesifikasi resmi, kapasitas angkut pikap India ini mirip dengan pikap lokal. Namun, tantangan di Indonesia adalah kebiasaan pengguna yang sering membawa muatan melebihi batas teknis. Faktor ini menjadi ujian tersendiri bagi sasis dan suspensi kendaraan impor tersebut.
Ketidakpastian Harga dan Spesifikasi Akhir
Harga unit yang akan masuk ke Indonesia belum diketahui. Di pasar lokal India, harga pikap komersial berada di kisaran menengah, namun pembelian dalam jumlah besar berpotensi mendapatkan diskon signifikan. Selain harga, spesifikasi final, varian penggerak, dan wilayah operasional juga masih menunggu kepastian resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
