Kenapa Opel Blazer Kurang Laku di Pasar Indonesia?
Kenapa Opel Blazer Kurang Laku di Pasar Indonesia?-foto :tangkapan layar/youtube-
Varian Mesin Opel Blazer dan Karakteristiknya
Mesin DOHC GM Family II Z22XE
Varian DOHC menggunakan mesin 2.200 cc dengan tenaga sekitar 142 hp dan torsi 205 Nm. Performa mesin ini lebih bertenaga, namun menuntut perawatan lebih ketat, terutama pada sistem timing belt dan pendinginan.
Mesin SOHC GM Family II C22NE
Mesin SOHC berkapasitas sama menghasilkan tenaga lebih kecil, sekitar 117 hp dan torsi 190 Nm. Keunggulannya terletak pada kemudahan perawatan dan keandalan untuk penggunaan harian di perkotaan.
Sistem Penggerak dan Varian Langka
Seluruh Opel Blazer di Indonesia menggunakan penggerak roda belakang 4x2. Varian 4x4 dengan mesin V6 4.300 cc DOHC Vortec bertenaga 195 hp merupakan unit yang sangat langka dan hampir tidak pernah ditemui di pasar domestik.
Interior Mewah yang Mendahului Zaman
Kualitas Material dan Fitur Kabin
Interior Opel Blazer menawarkan panel empuk, jok kulit berkualitas, serta desain dashboard yang terasa lebih modern dibanding mobil tahun 90-an. Fitur seperti power window, electric mirror, window lock, hingga sistem audio double DIN menunjukkan standar kemewahan tinggi pada masanya.
Kenyamanan Penumpang Depan dan Belakang
Jok depan dan belakang dirancang empuk dengan posisi duduk ergonomis. Ruang kepala, lutut, dan paha masih tergolong nyaman meski dimensi kabin tidak terlalu besar. Kehadiran cup holder di baris kedua menjadi fitur langka pada mobil era tersebut.
Pengalaman Berkendara Opel Blazer
Suspensi Opel Blazer tergolong sangat empuk, mampu meredam polisi tidur dan jalan rusak dengan baik. Karakter mesin lebih optimal di putaran atas, sementara torsi bawah terasa kurang responsif. Setir ringan dan visibilitas tetap baik berkat kaca depan melengkung meski dimensinya relatif kecil.
Konsumsi BBM dan Persepsi Boros
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
