Cara Menyalakan dan Memanaskan Mobil dengan Mesin Dingin Agar Lebih Awet
Cara Menyalakan dan Memanaskan Mobil dengan Mesin Dingin Agar Lebih Awet--
Bunyi denging dari fuel pump menandakan bahan bakar sedang naik. Jika bunyi ini tidak terdengar, kemungkinan ada masalah pada pompa bahan bakar. Proses ini penting untuk memastikan mesin menerima suplai bahan bakar yang cukup sebelum di-starter.
Menyalakan Mesin dan Menunggu Idle Stabil
Putar kunci ke posisi starter hingga mesin hidup. RPM akan tinggi pada kondisi mesin dingin. Tunggu 2–3 menit agar suhu mesin mencapai kondisi kerja normal. Untuk mobil dengan VVTi dual, indikator temperatur biasanya menunjukkan warna biru saat mesin dingin dan mati setelah suhu optimal tercapai. Jangan langsung mengemudi sebelum suhu mesin stabil.
Pemeriksaan Selama Pemanasan
Mengecek Suara dan Getaran Mesin
Pastikan suara mesin halus dan tidak ada bunyi kasar. Getaran mesin juga harus normal tanpa ada gejala abnormal.
Cek Tekanan Ban dan Kondisi Eksterior
Periksa tekanan ban dan bersihkan bagian eksterior dari debu atau kotoran. Hal ini menjaga kenyamanan saat mobil digunakan dan mencegah kerusakan pada komponen luar.
Pemeriksaan Kolong dan Ruang Mesin
Cek apakah ada oli bocor atau jejak tikus yang dapat merusak kabel dan komponen mesin. Pastikan volume minyak rem dan air radiator dalam batas aman. Semua indikator harus menunjukkan normal, kecuali hand rem yang masih aktif.
Tips Pemanasan Mesin yang Aman
RPM awal tinggi adalah normal, biarkan idle hingga turun di bawah 1.000 rpm.
Waktu pemanasan sekitar 2–3 menit untuk mesin VVTi biasa, dan sekitar 1 menit untuk mesin dual VVTi baru.
Jangan langsung mengemudi saat mesin masih dingin, karena dapat memperpendek umur mesin.
Lakukan pengecekan rutin sebelum mobil digunakan untuk memastikan semua komponen berfungsi normal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
