Cara Hemat Merawat Kendaraan Tanpa Membuat Mesin Cepat Rusak

Selasa 04-08-2026,16:22 WIB
Reporter : Miya Diosi
Editor : Reni Apriani

 

RADARLEBONG.ID - Keinginan menghemat biaya perawatan kendaraan membuat sebagian pemilik mobil maupun sepeda motor memilih menunda jadwal penggantian oli.

Padahal, keputusan tersebut justru dapat memicu kerusakan mesin yang nilainya jauh lebih mahal dibanding biaya servis rutin.

Risiko itu diperkirakan semakin besar pada musim kemarau tahun ini.

Kondisi cuaca yang lebih panas membuat beban kerja mesin meningkat sehingga kualitas pelumas lebih cepat menurun.

BACA JUGA:Yadea GT80 Meluncur dengan Kemampuan Jelajah Jarak Jauh, Ini Harganya

Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants Mulianto menjelaskan temperatur lingkungan yang tinggi ikut memengaruhi kondisi oli di dalam mesin.

 

"Ketika suhu udara meningkat, temperatur kerja mesin juga ikut naik. Oli menjadi lebih cepat mengalami oksidasi sehingga kemampuan melumasi dan melindungi komponen mesin menurun."

 

Masih banyak pemilik kendaraan yang menentukan jadwal penggantian oli hanya berdasarkan jarak tempuh. Menurut Mulianto, cara tersebut belum tentu tepat karena kondisi penggunaan kendaraan juga sangat berpengaruh terhadap usia pelumas.

 

Kendaraan yang lebih sering terjebak kemacetan atau digunakan dalam pola stop-and-go membuat mesin bekerja lebih berat dibanding kendaraan yang melaju stabil di jalan bebas hambatan.

 

Akibatnya, oli kehilangan kualitasnya lebih cepat meski angka kilometer belum mencapai batas penggantian. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan tidak hanya melihat odometer, tetapi juga mempertimbangkan usia oli, pola berkendara, dan kondisi operasional kendaraan sehari-hari.

Kategori :