3 Kalimat Orang Tua yang Meremehkan Emosi Anak Dewasa

Kamis 23-07-2026,16:44 WIB
Reporter : Miya Diosi
Editor : Reni Apriani

 

RADARLEBONG.ID - Anak tetap membutuhkan hubungan yang aman dengan orang tua, termasuk ketika mereka telah memasuki usia dewasa.

Namun, sejumlah ucapan yang terdengar biasa justru dapat membuat perasaan dan kemampuan anak dewasa terasa tidak dihargai.

Masalahnya bukan hanya pada pilihan kata, melainkan juga dampaknya terhadap ruang dialog dalam keluarga.

Ketika emosi anak berulang kali dikesampingkan, mereka bisa memilih diam atau menjauh demi menemukan ketenangan.

BACA JUGA:Kia Seltos 2026: Kabin Digital dan Bodi Melar Mengusik Rival

Menurut laporan yang mengutip YourTango, ada tiga kalimat yang patut diwaspadai karena dapat meremehkan emosi anak dewasa.

Ketiganya berkaitan dengan penolakan terhadap pandangan anak, pengalihan tanggung jawab, serta kebiasaan membandingkan.

 

1. “Kamu Tidak Tahu Apa yang Kamu Bicarakan”

 

Ucapan ini dapat memberi kesan bahwa anak dewasa tidak kompeten, tidak mampu berpikir jernih, atau belum layak menentukan pilihan hidupnya sendiri.

Dalam masa ketika anak sedang membangun kemandirian, kalimat tersebut dapat terasa sebagai upaya mengambil kembali kendali yang dulu dimiliki orang tua.

 

Orang tua memang dapat memiliki pengalaman dan sudut pandang yang berbeda. Namun, dukungan dapat disampaikan melalui percakapan terbuka, jujur, dan merangkul, bukan dengan menutup ruang bagi anak untuk menjelaskan pandangannya.

Kategori :