Hindari Tekanan Angin yang Terlalu Rendah
Ban yang kekurangan tekanan angin tidak hanya lebih cepat rusak, tetapi juga dapat memengaruhi pengendalian kendaraan. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan angin secara berkala menjadi bagian penting dalam perawatan ban.
Jangan Biarkan Ban Kempes Terlalu Lama
Menggunakan kendaraan dengan kondisi ban kempes dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius. Selain merusak struktur ban, kondisi tersebut juga berpotensi membuat velg mengalami perubahan bentuk sehingga tidak lagi presisi.
Kerusakan pada velg tentu akan menambah biaya perbaikan atau bahkan mengharuskan penggantian komponen baru. Karena itu, ban yang mulai kehilangan tekanan udara sebaiknya segera diisi kembali sebelum kendaraan digunakan.
Pertimbangkan Penggunaan Nitrogen untuk Ban
Nitrogen merupakan gas murni yang telah melalui proses penyaringan sehingga tidak mengandung air. Penggunaan nitrogen sebagai pengisi ban memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
Tekanan udara lebih stabil dan tidak cepat berkurang.
Molekul nitrogen lebih besar dibandingkan udara biasa sehingga lebih lambat keluar dari ban.
Membantu memperlambat proses penuaan ban.
Mendukung daya cengkeram ban tetap optimal.
Dengan karakteristik tersebut, nitrogen dapat menjadi alternatif untuk menjaga kondisi ban tetap prima dalam jangka waktu lebih lama.
Hindari Membawa Beban Berlebihan
Mengangkut beban melebihi kapasitas yang dianjurkan dapat mempercepat kerusakan ban. Beban berlebih membuat ban bekerja lebih keras sehingga usia pakainya menjadi lebih pendek.
Penggunaan ban sebaiknya selalu disesuaikan dengan petunjuk yang mengacu pada load index agar kemampuan ban dalam menopang beban tetap sesuai dengan spesifikasinya.
Ganti Ban Saat Mulai Aus