Sektor pengereman menjadi salah satu poin vital pada varian tertinggi ini. Untuk tipe ABS, roda depan telah dipersenjatai dengan cakram berukuran 240 mm yang dikawal oleh kaliper Nisin 1-piston berwarna emas/perunggu (bronze). Sementara roda belakang juga sudah mengadopsi sistem rem cakram (sebagai catatan, untuk tipe CBS terendah masih menggunakan rem tromol biasa pada roda belakang).
Sistem Antilock Braking System (ABS) pada motor ini bekerja dengan konfigurasi single-channel, yang berarti fitur pencegah roda mengunci hanya aktif pada roda bagian depan saja. Saat tuas rem depan ditarik dengan kuat pada kecepatan 60 km/jam, gejala roda mengunci dapat dieliminasi dengan baik.
Kinerja modulator ABS-nya terasa halus saat aktif; umpan balik (kickback) pada tuas rem tidak terasa menghentak kasar, melainkan hanya memunculkan getaran halus yang konstan. Sebaliknya, karena rem belakang menggunakan cakram konvensional tanpa intervensi ABS, penekanan tuas rem belakang secara mendadak dan keras masih dapat membuat ban belakang mengunci hingga memunculkan suara decitan di aspal.
Varian dan Estimasi Kenaikan Harga
Honda Vario Evo 160 dipasarkan dalam beberapa varian, mulai dari tipe CBS, CBS Metro, hingga kasta tertinggi yaitu tipe ABS yang dibanderol di kisaran harga Rp31 jutaan. Strategi harga yang diterapkan untuk generasi terbaru ini terhitung kompetitif, di mana setiap tipenya hanya mengalami penyesuaian atau kenaikan harga yang tipis, yakni berada di bawah nominal Rp500.000 dibandingkan dengan model sebelumnya. Kenaikan nilai yang minor ini tergolong sepadan dengan hadirnya revisi fungsional pada area ruang lutut serta optimalisasi kurva torsi mesin pada putaran bawah.