Hal lain yang menarik, rem cakram tersedia di roda depan maupun belakang. Detail ini masih belum selalu ditemukan pada sebagian SUV ladder frame di kelas yang sama. Meski dibangun dari basis pikap, Nissan Terra justru banyak mendapat pujian pada sektor suspensi. SUV ini memakai suspensi belakang independent multilink, berbeda dari banyak rival ladder frame yang masih mengandalkan karakter bantingan lebih keras.
Karakter tersebut membuat Terra dinilai mampu memberi kenyamanan lebih baik saat melewati jalan bergelombang. Sejumlah pengamat bahkan menilai kenyamanannya bisa bersaing atau melampaui Fortuner dan Pajero Sport pada kondisi tertentu.
Masuk ke dalam kabin, nuansa yang ditawarkan juga cenderung premium. Kombinasi warna interior dan material jok kulit mempertegas posisi Terra sebagai SUV keluarga besar yang tidak hanya mengandalkan tampang gagah.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Zero Gravity Seat, teknologi jok khas Nissan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan jauh. Fitur ini menjadi poin penting karena SUV ladder frame sering dikritik akibat posisi duduk dan bantingan yang melelahkan saat dipakai harian.
Di balik kap mesin, Nissan Terra menggunakan mesin diesel 2.500 cc YD25 DDTi. Outputnya berada di kisaran 190 PS dengan torsi 450 Nm, angka yang menegaskan karakter kuat untuk membawa bodi besar dan menghadapi jalur berat.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 7 percepatan. Nissan juga memasang sistem part-time 4WD yang memungkinkan pengemudi berpindah dari penggerak roda belakang ke empat roda sesuai kebutuhan medan.
Kombinasi ini membuat Terra tidak hanya layak untuk perjalanan luar kota, tetapi juga untuk kebutuhan offroad yang lebih serius. Kehadiran low gear dan differential locker belakang semakin memperjelas bahwa Terra bukan sekadar SUV besar bergaya gagah.