Gunakan campuran tanah, kompos, dan sedikit pasir untuk menciptakan media yang gembur serta kaya nutrisi. Letakkan media dalam media semai, pot kecil, atau polybag, kemudian ratakan permukaannya agar siap digunakan.
Penyemaian Biji
Tanam biji tomat kering sedalam 0,5–1 cm, kemudian tutup tipis dengan tanah. Beri jarak antarbiji agar bibit tidak saling berebut ruang. Setelah ditanam, lembapkan permukaan media menggunakan semprotan halus agar biji tomat tidak bergeser.
Persiapan Media Tanam di Lahan Utama
Sebelum bibit bomat dipindahkan ke lahan utama, gemburkan tanah sedalam 20–30 cm dan bersihkan dari batu, gulma, serta sisa tanaman. Tambahkan kompos atau pupuk organik matang untuk memperkaya nutrisi, lalu aduk merata. Pastikan lahan memiliki drainase baik agar akar tomat tidak tergenang.
Penanaman di Lahan Utama
Ketika bibit tomat memiliki 2–4 helai daun sejati dengan tinggi sekitar 5–10 cm, bibit sudah bisa dipindahkan ke lahan utama.
Buat lubang tanam dengan jarak ideal sekitar 50–60 cm antartanaman.
Pindahkan bibit dari polybag ke lubang tanam beserta sebagian media semainya agar tanaman tidak stres.
Tutup kembali dengan tanah, tekan ringan, dan siram area sekitar agar bibit cepat beradaptasi.