Dua Jembatan Segera Dibangun Tahun 2026, Anggarannya Rp 700 Juta

Senin 04-05-2026,15:56 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Reni Apriani

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Pemerintah Kabupaten Lebong terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah pada tahun 2026.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyiapkan dua paket pekerjaan pembangunan dan perbaikan jembatan yang berlokasi di dua kecamatan berbeda.

Proyek ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Adapun total anggaran yang dialokasikan untuk kedua proyek tersebut mencapai Rp 700 juta. Dana ini bersumber dari anggaran daerah yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur prioritas. 

BACA JUGA:Disnakertrans Lebong Catat Hanya 10 Warga Urus Kartu Kuning Sepanjang Tahun 2026

Kedua jembatan yang akan dibangun selama ini telah lama dinantikan masyarakat karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam hal mobilitas dan distribusi barang.

Paket pekerjaan pertama berada di Desa Tik Sirong, Kecamatan Topos, dengan nilai anggaran sebesar Rp 500 juta. Pembangunan jembatan di wilayah ini menjadi prioritas karena kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah. 

Kerusakan tersebut berdampak langsung pada terbatasnya akses transportasi warga, baik untuk keperluan pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan ekonomi. Dengan adanya pembangunan jembatan baru, diharapkan masyarakat dapat kembali menikmati akses yang aman dan lancar.

Sementara itu, paket pekerjaan kedua berlokasi di Desa Sukau Datang, Kecamatan Tubei, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 200 juta. Jembatan di wilayah ini memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi hasil pertanian masyarakat. Sebagaimana diketahui, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian warga setempat. Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala dalam proses pengangkutan hasil panen ke pasar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebong, Bustari, menjelaskan bahwa saat ini kedua paket pekerjaan tersebut masih berada pada tahap perencanaan teknis. 

"Tahapan ini mencakup penyusunan desain, kajian teknis, serta kelengkapan dokumen pendukung lainnya yang menjadi syarat sebelum proses pembangunan dimulai," ujarnya. 

Menurut Bustari, perencanaan yang matang sangat penting untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga proses pembangunan fisik dapat segera direalisasikan tanpa hambatan berarti.

Lebih lanjut, Bustari menyampaikan harapannya agar proyek pembangunan dua jembatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi kemudahan akses transportasi, tetapi juga dalam meningkatkan aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan. 

Dengan adanya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Lebong optimistis dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang memadai diyakini menjadi salah satu kunci utama dalam membuka keterisolasian wilayah dan menciptakan peluang baru bagi masyarakat untuk berkembang.

"Pembangunan ini juga diharapkan mampu mendorong pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Lebong," pungkasnya. 

Kategori :