Persiapan media tanam yang tepat akan memberikan ruang bagi akar baru untuk bernapas. Gunakan polybag berukuran sedang, misalnya ukuran 10 x 15 cm, agar kelembapan lebih terjaga.
Komposisi Media: Gunakan campuran tanah biasa dengan sedikit pasir. Penambahan pasir bertujuan agar tekstur tanah menjadi lebih gembur (porous). Tanah yang gembur memudahkan akar halus yang baru tumbuh untuk menembus media tanpa hambatan.
Proses Menanam: Masukkan batang yang sudah diberi perangsang akar ke dalam lubang tanam di polybag. Pastikan posisi batang tegak lurus dan tekan sedikit tanah di sekitarnya agar batang tidak goyang.
Penyiraman Awal: Siram media tanam secukupnya hingga lembap. Jangan menyiram secara berlebihan hingga becek (macak-macak) karena bisa memicu pembusukan pangkal batang.
Perawatan Selama Masa Penumbuhan Akar
Setelah proses penanaman selesai, faktor lingkungan menjadi kunci utama. Tempatkan polybag di area yang teduh. Sangat penting untuk menghindari paparan sinar matahari langsung pada tahap awal ini karena panas matahari yang terik akan mempercepat penguapan dan membuat batang mengering.
Periksalah kelembapan tanah secara berkala. Dalam waktu beberapa minggu, jika batang tetap hijau dan segar, itu tandanya proses kalus (bakal akar) mulai terbentuk. Hasilnya, Anda akan melihat akar-akar putih mulai keluar dan menguat di dalam media tanam.
Kesimpulan
Teknik stek pucuk jeruk purut ini sangat layak dicoba bagi Anda yang ingin memperbanyak tanaman dengan cepat tanpa harus menunggu bertahun-tahun seperti menanam dari biji. Dengan memilih batang yang tepat, menggunakan perangsang akar alami seperti lidah buaya, dan menjaga kelembapan di tempat teduh, kesuksesan berkebun ada di tangan Anda.
Bagi teman-teman yang ingin mencoba di rumah, silakan mengikuti langkah-langkah di atas. Semoga percobaan stek jeruk purut Anda berhasil dan tumbuh subur!