RADARLEBONG.ID - Isuzu kembali menunjukkan keseriusannya di pasar kendaraan niaga ringan dengan memperkenalkan D-Max Rodeo di ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC.
Model ini hadir dengan pendekatan yang jelas: menawarkan pikap double cabin yang siap dipakai untuk kebutuhan operasional di sektor tambang, perkebunan, hingga energi.
Langkah tersebut menegaskan bahwa Isuzu tidak hanya bermain di pasar komersial harian, tetapi juga menyasar kebutuhan kerja berat yang menuntut durabilitas, efisiensi, dan kemampuan melaju di medan sulit.
Di tengah persaingan kendaraan operasional yang makin ketat, D-Max Rodeo diposisikan sebagai kendaraan kerja yang tidak sekadar kuat, tetapi juga membawa fitur modern yang mendukung produktivitas.
BACA JUGA:DPR RI Dorong Mahasiswi UI Korban Pelecehan Lapor Polisi: Pelaku Terancam UU TPKS
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menempatkan D-Max Rodeo sebagai solusi untuk pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional tahan banting. Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menegaskan bahwa perusahaan memahami kebutuhan dunia usaha terhadap kendaraan dengan durabilitas tinggi dan efisiensi maksimal. Pernyataan itu sejalan dengan karakter pasar kendaraan niaga di Indonesia yang menuntut biaya operasional terkendali dan waktu henti kendaraan yang minim. Karena itu, D-Max Rodeo tidak hanya dibangun untuk sanggup membawa beban, tetapi juga untuk tetap andal dalam rutinitas kerja yang berat dan berulang.
Mesin diesel 1.9L dengan tenaga 150 PS
Dari sisi teknis, Isuzu D-Max Rodeo terbaru mengandalkan mesin diesel RZ4F 1.9L. Mesin ini menghasilkan tenaga 150 PS pada 3.600 rpm dan torsi 35,7 kgm pada 1.800-2.600 rpm.
Kombinasi tenaga dan torsi tersebut dirancang agar mobil tetap responsif saat membawa muatan maupun saat melintasi jalur menanjak, berlumpur, atau berbatu. Isuzu juga memasangkan transmisi manual 6-percepatan untuk membantu penyaluran tenaga yang lebih optimal di berbagai kondisi kerja. D-Max Rodeo tidak hanya mengandalkan mesin, tetapi juga sistem penggerak yang memang disiapkan untuk menghadapi tantangan off-road. Mobil ini memakai sistem 4WD dengan rotary knob, sehingga pengemudi bisa memilih mode penggerak sesuai kebutuhan medan.