Selain itu, Rivian menyertakan high-voltage coolant heater untuk membantu performa di iklim dingin.
Mobil ini juga dilengkapi sistem pemantauan kesehatan baterai terintegrasi, fitur yang penting untuk menjaga konsistensi performa jangka panjang.
R2 menjadi model yang sangat penting bagi Rivian karena posisinya berada di bawah R1S dari sisi harga, tetapi tetap membawa karakter performa dan utilitas khas merek itu.
Varian Performance akan menjadi model pertama yang meluncur, sebelum disusul R2 Premium dengan harga awal $53,990.
Varian Premium diperkirakan menghasilkan 450 hp dan 537 lb-ft atau 727 Nm.
Sementara itu, R2 Standard dijadwalkan hadir pada 2027 dengan output 350 hp dan 355 lb-ft atau 481 Nm, serta estimasi jarak tempuh awal 345 mil atau 555 km.
Rencana lini R2 juga mencakup varian entry-level lain pada akhir 2027 dengan baterai lebih kecil dan jarak tempuh sekitar 275 mil atau 443 km.
Dengan susunan tersebut, Rivian tampak menyiapkan strategi bertahap untuk bersaing di segmen SUV listrik yang semakin padat, sambil menjaga daya tarik utama pada kombinasi performa, kapasitas baterai, dan efisiensi yang mengejutkan untuk ukuran bodinya.