LEBONG.RADARLEBONG.ID-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebong mencatat adanya peningkatan signifikan volume sampah selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, setiap harinya sekitar 20 ton sampah yang diangkut ke TPA dari TPS-TPS yang berada dibeberapa titik yang ada di Kabupaten Lebong.
Kepala DLH Kabupaten Lebong, Indra Gunawan, S.Pi, M.Si, mengatakan, dalam menangani lonjakan sampah yang terjadi di berbagai wilayah, pihaknya harus bekerja ekstra untuk menangani lonjakan sampah tersebut.
Selama periode libur Lebaran, volume sampah yang diangkut setiap hari mencapai kisaran 4 hingga 5 ton, dari seluruh daerah Lebong jumlah sampah yang diangkut ke TPA hingga 20 ton perharinya.
Angka tersebut meningkat dibandingkan hari-hari biasa yang cenderung lebih rendah. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama dalam penggunaan barang sekali pakai, kemasan makanan, serta meningkatnya konsumsi rumah tangga.
BACA JUGA:Libatkan Pihak Ketiga, Lebong Optimistis Tekan Angka Stunting di 2026
“Selama libur Lebaran, produksi sampah meningkat cukup signifikan. Setiap hari kita angkut sekitar 4 sampai 5 ton sampah dari TPS yang ada diberapa titik di Kabupaten Lebong, total 20 ton," kata Indra, Selasa, 25 Maret 2026.
Lebih jauh Indra, menjelaskan, lonjakan volume sampah ini terjadi hampir di seluruh kecamatan, terutama di kawasan permukiman padat, pusat keramaian, serta lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat selama liburan.
Aktivitas silaturahmi, tradisi makan bersama, hingga meningkatnya penggunaan plastik dan kemasan instan menjadi faktor utama penyumbang peningkatan sampah.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, dalam hal itu pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis, seperti menambah frekuensi pengangkutan sampah serta mengoptimalkan kinerja petugas di lapangan. Selain itu, armada pengangkut juga dimaksimalkan agar tidak terjadi penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kami sudah mengatur jadwal pengangkutan agar lebih intensif, terutama di titik-titik yang mengalami peningkatan volume sampah. Petugas juga tetap siaga selama libur untuk memastikan sampah tidak menumpuk,” Jelasnya.
Lanjut Indra, mengimbaukan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dengan mengurangi penggunaan bahan sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya. Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan, khususnya di momen libur panjang seperti Lebaran.
"Saya berharap masyarakat bisa peduli dengan kebersihan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman serta keindahan," imbaunya.
Ditambahkan Indra, dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan permasalahan sampah selama momen libur dapat diatasi dengan baik, sehingga lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Lebong. Kita sangat berharap masyarakat bisa ikut berperan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mulai memilah sampah dari rumah.
"Jika semua pihak sadar, maka penanganan sampah akan lebih ringan,” singkatnya.