RADARLEBONG.ID-Perjalanan melalui Tol Trans Jawa memang menawarkan jalur yang cepat dan nyaman bagi pengendara yang melintas dari Jakarta hingga Surabaya. Namun di balik kemudahannya, terdapat sejumlah titik blind spot dan lokasi rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai oleh para pengguna jalan.
Berdasarkan data dari Korlantas Polri serta pengelola jalan tol, beberapa ruas Tol Trans Jawa memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi.
Titik-titik tersebut umumnya berada di area dengan tikungan tajam, jalur menanjak atau menurun, hingga kawasan dengan pandangan terbatas yang berpotensi menimbulkan blind spot bagi pengemudi.
Daftar Titik Rawan Kecelakaan di Tol Trans Jawa
BACA JUGA:Mudik Aman Bagi Penderita GERD, Simak Saran Dokter
Setidaknya terdapat sembilan lokasi yang dikategorikan sebagai black spot atau titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur Tol Trans Jawa.
Ruas Tol Jakarta–Cikampek menjadi salah satu titik yang paling padat, terutama di KM 12 hingga KM 60. Kepadatan lalu lintas serta banyaknya kendaraan besar membuat pengemudi harus ekstra waspada saat melintas di jalur ini.
Selanjutnya, Tol Cipularang–Padaleunyi pada KM 70 hingga KM 100 juga dikenal memiliki risiko tinggi kecelakaan. Kontur jalan yang berada di kawasan pegunungan dengan tikungan tajam serta jalur menanjak dan menurun menjadikan area ini rawan blind spot. Bahkan di sekitar KM 90-an terdapat beberapa titik yang sering disebut memiliki pandangan terbatas bagi pengendara.
Di wilayah Jawa Barat, ruas Tol Palimanan–Kanci pada KM 200 hingga KM 210 juga masuk dalam daftar titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai.
Sementara di Jawa Tengah, titik rawan lainnya berada di Tol Batang–Semarang pada KM 360 hingga KM 380 yang dikenal sebagai area rawan kelelahan pengemudi karena jarak tempuh yang panjang.
Ruas Tol Semarang–Solo pada KM 420 hingga KM 450 juga memiliki karakteristik jalan menanjak dan tikungan yang dapat membatasi jarak pandang pengemudi.
Memasuki wilayah Jawa Timur, beberapa titik rawan kecelakaan lainnya berada di Tol Solo–Ngawi pada KM 500 hingga KM 550 serta Tol Ngawi–Kertosono pada KM 600 hingga KM 650.
Selain itu, area Tol Jombang–Mojokerto dan Tol Surabaya–Gempol juga tercatat sebagai wilayah yang sering mengalami kepadatan kendaraan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Blind Spot Akibat Karakteristik Jalan
Selain titik black spot, terdapat pula beberapa lokasi yang dikenal memiliki potensi blind spot karena karakteristik jalannya.