Harga Emas Dunia Naik Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah, Tembus Level Tertinggi

Selasa 03-03-2026,15:47 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

RADARLEBONG.ID-Harga emas dunia naik akibat eskalasi konflik Timur Tengah, tembus 5.384 dolar AS per troy ounce. Harga emas Antam capai Rp3,5 juta per gram, JP Morgan proyeksikan emas bisa sentuh 6.300 dolar AS pada 2026.

Kenaikan Harga Emas Global Akibat Gejolak Geopolitik Timur Tengah

Harga emas dunia mengalami lonjakan signifikan seiring meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Situasi geopolitik yang memanas, menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah wilayah Iran, mendorong investor global beralih ke aset safe haven seperti emas.

Di awal perdagangan pekan ini di pasar Asia, harga emas global tercatat naik sekitar 2% dan menembus level 5.384 dolar Amerika Serikat per troy ounce.

BACA JUGA:Perang Timur Tengah Dongkrak Harga Emas di Indonesia

Ini menjadi kali kedua harga emas berhasil menembus level 5.300 dolar Amerika Serikat per troy ounce sejak Desember 2025. Kenaikan ini mencerminkan tingginya kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian politik dan keamanan global.

Lonjakan harga emas tidak hanya dipicu oleh sentimen konflik, tetapi juga oleh meningkatnya permintaan investor yang mencari perlindungan nilai aset di tengah volatilitas pasar energi dan keuangan.

Harga Emas Antam Tembus Rp3,5 Juta per Gram

Kenaikan harga emas global turut berdampak langsung pada harga emas dalam negeri. Harga Logam Mulia Antam kini telah mencapai Rp3.500.000 per gram setelah mengalami kenaikan hingga Rp50.000 per gram dalam satu hari perdagangan.

Sebelumnya, harga emas sempat berada di kisaran Rp3,3 juta hingga Rp3,4 juta per gram dalam dua hari terakhir sebelum kembali melonjak ke level Rp3,5 juta per gram. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sempat berada di kisaran Rp2,5 juta per gram, kenaikan ini menunjukkan tren penguatan harga emas yang sangat signifikan dalam satu tahun terakhir.

Pergerakan harga emas domestik yang mengikuti harga emas dunia menunjukkan keterkaitan erat antara pasar global dan pasar dalam negeri, terutama dalam kondisi krisis geopolitik.

Proyeksi Harga Emas Global Hingga 2026

Pelaku pasar memproyeksikan tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut selama ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda. Permintaan emas sebagai instrumen lindung nilai diperkirakan terus meningkat seiring memburuknya situasi geopolitik global.

Riset terbaru dari lembaga keuangan JP Morgan menunjukkan harga emas global berpotensi mencapai 6.300 dolar Amerika Serikat per troy ounce pada akhir 2026. Proyeksi ini didasarkan pada meningkatnya permintaan emas sebagai aset safe haven serta ketidakpastian ekonomi dan politik global yang berkepanjangan.

Jika proyeksi tersebut terealisasi, maka harga emas dunia berpeluang mencetak rekor tertinggi baru. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi strategis di tengah ketidakstabilan pasar keuangan dan konflik internasional yang terus berkembang.

Kategori :