Di tengah ketegangan global, harga bahan bakar minyak mengalami penyesuaian rutin bulanan. BBM non-subsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan sekitar Rp500. Sementara itu, BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga, sehingga masih memberikan bantalan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Kenaikan harga BBM non-subsidi berpotensi menekan biaya operasional dan transportasi, yang pada akhirnya dapat mendorong inflasi. Kondisi ini kembali memperkuat minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen penyimpan nilai, seiring meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi.