Memasuki lap terakhir, duel utama mengerucut antara David Almansa dan Maximo Quiles. Almansa memimpin hampir sepanjang lomba, namun sempat kehilangan posisi akibat kesalahan kecil di sektor awal lap pamungkas.
Quiles memanfaatkan momentum tersebut dan menempel ketat hingga tikungan terakhir. Dengan keberanian penuh, ia melancarkan serangan terakhir di tikungan penutup, bahkan sempat unggul sepersekian detik sebelum garis finis.
Selisih 0,003 Detik yang Menggetarkan
Balapan akhirnya ditentukan lewat foto finish. Setelah peninjauan resmi, David Almansa dinyatakan sebagai pemenang dengan selisih hanya 0,003 detik—salah satu finis terdekat dalam sejarah kelas ringan Kejuaraan Dunia.
Perbedaan tersebut terjadi karena kompromi kecil pada exit tikungan terakhir yang membuat Quiles kehilangan sedikit akselerasi menuju garis finis. Almansa memaksimalkan traksi keluar tikungan dan unggul hanya selebar ban depan.
Implikasi Hasil Race Pertama Moto3 2026
Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat dari Almansa dalam perburuan gelar musim ini. Namun sorotan besar juga tertuju pada Veda Pratama yang langsung kompetitif di debutnya.
Penampilannya membuktikan bahwa Indonesia kini memiliki talenta yang mampu bersaing di level dunia. Konsistensi lap time, keberanian duel, serta kematangan membaca situasi balap menjadi fondasi penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Balapan pembuka Moto3 Thailand 2026 bukan hanya menyajikan duel spektakuler hingga garis akhir, tetapi juga menghadirkan bintang baru yang siap mencuri perhatian di panggung MotoGP.