Pinjaman Modal Usaha UMKM Lewat KUR BRI 2025, Ini Jenis, Bunga, dan Tips Agar Cepat Disetujui

Kamis 12-02-2026,20:07 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

RADARLEBONG.ID-Kebutuhan modal sering menjadi tantangan utama pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha. Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI hadir sebagai program pembiayaan bersubsidi pemerintah dengan bunga ringan mulai 3% per tahun.

Skema ini dirancang untuk membantu pelaku usaha produktif yang membutuhkan tambahan dana tanpa harus terbebani bunga tinggi seperti pinjaman komersial.

Pada tahun 2025, pemerintah menetapkan suku bunga KUR sebesar 6% efektif per tahun untuk pinjaman pertama.

Dengan plafon hingga Rp500 juta serta pilihan tenor fleksibel, KUR BRI menjadi salah satu program pembiayaan paling diminati pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia.

BACA JUGA:KUR Mandiri 2026: Simulasi Angsuran, Syarat Pengajuan, dan Cara Dapat Modal Usaha Bunga 6 Persen

Apa Itu KUR BRI dan Keunggulannya?

KUR BRI merupakan fasilitas kredit modal kerja maupun investasi bagi pelaku UMKM yang layak usaha tetapi memiliki keterbatasan agunan tambahan. Program ini disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Keunggulan utama KUR BRI adalah bunga rendah berkat subsidi pemerintah. Selain itu, KUR Mikro dan Super Mikro umumnya bebas biaya administrasi dan provisi, sehingga cicilan lebih ringan dan ramah bagi usaha kecil yang baru berkembang.

Jenis KUR BRI 2025 Sesuai Skala Usaha

BRI menyediakan beberapa pilihan KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas usaha debitur:

KUR Super Mikro: plafon hingga Rp10 juta, bunga sekitar 3% per tahun, tenor maksimal 36 bulan, tanpa agunan.

KUR Mikro: plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta, bunga mulai 6% per tahun, tenor maksimal 60 bulan, tanpa agunan tambahan hingga Rp100 juta.

KUR Kecil: plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta, bunga mulai 6% per tahun, tenor maksimal 60 bulan, memerlukan agunan tambahan.

KUR TKI: plafon hingga Rp25 juta untuk pembiayaan pekerja migran, tenor maksimal 36 bulan, tanpa agunan.

Pemilihan jenis KUR sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan modal serta kemampuan pembayaran cicilan agar usaha tetap berjalan stabil.

Kategori :