Harga Perak Dunia Bangkit Lagi, Menguat 4,39% di Tengah Gejolak Pasar Global

Selasa 03-02-2026,08:03 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

RADARLEBONG.ID-Harga perak global kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026, setelah sempat mengalami tekanan cukup dalam pada hari sebelumnya.

Mengacu pada data dari laman Kitco, Selasa (3/2/2026) harga perak tercatat naik 4,39% dan berada di level US$ 82,76 per troy ons. Di sisi lain, kontrak perak untuk pengiriman bulan Maret justru turun dan diperdagangkan di kisaran US$ 77,90 per troy ons.

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (2/2/2026), harga perak sempat tertekan dan turun 4,10% hingga menyentuh level US$ 81,66 per troy ons.

Tekanan pada harga perak sudah terjadi sejak Jumat (30/1), dengan penurunan akumulatif mencapai 28% ke level US$ 83,45 per troy ons. Koreksi ini terjadi setelah harga perak sempat melesat dan menembus level US$ 121 pada Kamis (29/1).

BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini Turun Drastis, Rp 54.750 per gram di Pasar Logam Mulia

Meski demikian, secara historis harga perak masih mencatat kinerja impresif. Setelah sempat melemah tajam, harga perak diketahui telah mengalami reli signifikan sejak 2025 dengan lonjakan mencapai 135% sepanjang tahun tersebut.

Analis Pasar Kitco Metals, Jim Wyckoff, menjelaskan bahwa pelemahan harga perak terjadi seiring merosotnya harga emas dunia. Kondisi ini dipicu oleh rebound indeks saham Amerika Serikat, penguatan indeks dolar AS, serta penurunan tajam harga minyak mentah berjangka.

"Sebagian tekanan pada logam (emas dan perak) juga disebabkan oleh penunjukan Kevin Warsh oleh Presiden Trump pada hari Jumat untuk memimpin Federal Reserve, yang mendorong indeks dolar AS naik. Warsh dikenal lebih agresif dalam kebijakan moneter AS," kata Wyckoff, dikutip dari Kitco News.

 

Kategori :