Jangan Sepelekan FDC Pinjol, Begini Dampaknya pada Skor Kredit dan KPR

Rabu 28-01-2026,14:00 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

Artinya, setiap transaksi pinjol—sekecil apa pun—meninggalkan jejak yang dapat memengaruhi penilaian kredit ke depan.

Dampak Langsung Jika Nama Bermasalah di FDC

Ketika catatan FDC menunjukkan tunggakan, konsekuensinya bisa dirasakan dalam waktu singkat.

Pengajuan Kredit Bank Ditolak

Bank hampir selalu memeriksa data SLIK OJK dan FDC sebelum menyetujui kredit. Catatan buruk di FDC menjadi sinyal risiko tinggi. Akibatnya, pengajuan KPR, KTA, atau kartu kredit berpotensi ditolak meski pendapatan mencukupi.

Sulit Mengakses Pinjol Legal

Platform pinjol resmi melakukan pengecekan otomatis ke FDC. Status bermasalah membuat pengajuan baru langsung gugur. Kondisi ini sering mendorong sebagian orang ke pinjol ilegal, yang justru membawa risiko lebih besar.

Penurunan Skor Kredit

Skor kredit di Indonesia umumnya menggunakan skala kolektibilitas 1 hingga 5. Keterlambatan pembayaran bisa menurunkan skor ke level 3 atau lebih buruk. Semakin lama tunggakan, semakin besar dampaknya terhadap skor.

Terbatasnya Layanan Keuangan Digital

Sejumlah layanan digital—mulai dari cicilan e-commerce, fitur premium dompet digital, hingga produk investasi tertentu—mulai menerapkan seleksi berdasarkan riwayat kredit. Catatan FDC yang buruk bisa menutup akses tersebut.

Konsekuensi Jangka Panjang

Masalah di FDC tidak berhenti dalam hitungan bulan. Dampaknya bisa membayangi selama bertahun-tahun.

Catatan Bertahan Lama

Sesuai ketentuan OJK, data kredit bermasalah akan tetap tersimpan hingga lima tahun sejak pelunasan. Selama periode ini, peluang mendapatkan pembiayaan formal cenderung terbatas.

Hambatan Rencana Besar

Kategori :