Beberapa komponen utama lainnya tidak mengalami perubahan baik pada mesin turbo maupun non turbo.
Sistem Injeksi dan Kompresor AC
Sistem injeksi bahan bakar dan kompresor AC pada kedua versi mesin Panther 2.5 memiliki model dan spesifikasi yang sama. Tidak ada perbedaan bentuk maupun fungsi pada kedua komponen ini.
Radiator dan Power Steering
Radiator pada Panther turbo dan non turbo memiliki bentuk dan spesifikasi yang sama. Begitu juga dengan sistem power steering yang tetap menggunakan model bawaan tanpa perubahan, baik pada Panther kapsul maupun Panther kotak.
Kemungkinan Mesin Panther Non Turbo Dipasang Turbo
Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah mesin Panther non turbo bisa dipasangi turbo. Secara teori, pemasangan turbo memungkinkan jika hanya mengandalkan pengolahan udara atau pembuangan panas di bagian atas mesin. Namun, jika ingin memasang turbo secara penuh seperti bawaan pabrik, maka diperlukan perubahan signifikan pada blok mesin.
Perbedaan Blok Mesin
Blok mesin Panther turbo memiliki desain berbeda, terutama pada jalur sirkulasi oli dan dudukan komponen turbo. Mesin Panther non turbo tidak memiliki jalur ini secara bawaan, sehingga perlu dilakukan modifikasi atau pembobokan pada blok mesin agar turbo dapat berfungsi optimal dan aman.
Risiko dan Batasan Modifikasi
Tanpa modifikasi blok mesin, pemasangan turbo pada Panther non turbo hanya terbatas pada bagian atas saja dan tidak sepenuhnya menyerupai spesifikasi mesin turbo bawaan. Hal ini berisiko terhadap keawetan mesin jika tidak dilakukan dengan perhitungan teknis yang tepat.
Kesimpulan Teknis Perbedaan Mesin Panther Turbo dan Non Turbo
Secara keseluruhan, mesin Panther 2.5 turbo dan non turbo memiliki jeroan yang sama persis. Perbedaan hanya terletak pada aksesori seperti pompa solar, ukuran selang, tabung udara, jalur turbo, dan sistem pendinginan turbo. Blok mesin menjadi faktor utama yang membedakan kemampuan mesin dalam mendukung turbo secara optimal.