Ketumbar mengandung stimulan alami yang mampu merangsang kelenjar endokrin berfungsi untuk mengeluarkan dan mempertahankan keseimbangan hormon yang tepat.
Penelitian yang unggah urnal Kesehatan Lingkungan pada 2018 menyebut, ketumbar memiliki 18 senyawa aktif yang memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
Selain itu, ketumbar mengandung minyak atsiri sebanyak 0,4 hingga 1,1 persen yang bersifat antibiotik.
kandungan tersebut cukup ampuh merusak protein bakteri atau mikroba jahat sehingga mikroba tersebut mati.
Anda dapat mengonsumsi enam biji ketumbar yang direbus dalam setengah liter air dan ditambah dengan satu sendok teh gula ini juga dapat mengatasi gangguan menstruasi yang tidak teratur.
4. Kapulaga
Selain dikenal sebagai rempah-rempah untuk penguat cita rasa makanan, kapulaga juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan alami untuk menjaga kesehatan rahim.
Ekstrak air kapulaga juga memiliki senyawa yang dapat meningkatkan fungsi sistem imun.
Tim peneliti dalam studi tersebut menggunakan uji sitotoksisitas ekstrak air kapulaga dengan sel kanker serviks.
Pengujian ini mengamati respons sel kanker serviks terhadap dosis ekstrak air kapulaga yang diberikan.
Hasilnya menunjukkan terjadinya ekspresi interleukin dan aktivitas antiinflamasi.
Makin bertambah konsentrasi atau dosis yang diberikan, aktivitas sitotoksik meningkat.
Kandungan kapulaga yang juga dapat berkhasiat untuk meringankan gejala halitosis, tidak hanya di mulut tapi juga di perut.
5. Madu
Madu memiliki kandungan yang baik untuk tubuh, seperti kalium, seng, magnesium, natrium, dan 24 jenis nutrisi lainnya.
Kandungan yang terdapat pada madu ternyata berfungsi dapat mengatasi masalah PMS.